Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Dear IFers,
Kembali lagi dengan ane, dengan pembahasan alakadarnya, semoga menarik & dapat menghibur agan semua. Jangan lupa sebelum membaca untuk berdo'a semoga ts & agan diberikan kemudahan rezeki, & kesuksesan di masa depan.
Kita akan membahas sisi gelap dari negara Kamboja, sebuah negara dengan banyaknya konflik berdarah dimana dulu sempat ada militan komunis Khmer Merah.
Kamboja sendiri adalah kerajaan monarki konstitusional dengan trias politika, jadi kepala negara seorang raja sedangkan kepala pemerintahan dipimpin oleh perdana mentri.
Secara geografis negara ini berbatasan dengan Thailand, Laos & juga Vietnam. Kamboja sendiri dilalui oleh sebuah sungai terbesar di asia tenggara yaitu sungai mekong. Mata pencaharian penduduk beberapa akbar jadi petani, & juga membangun negerinya dari banyak sektor usaha kecil hingga besar.
Kamboja dengan keindahan kotanya jadi hal yg menarik, dimana pengaruh barat banyak mempengaruhi lingkungan masyarakatnya. Terutama para turis asing, betah berlama-lama disana.
Karena kehidupan malam Kamboja yg terkontaminasi budaya barat, memberikan hal yg berbeda khususnya ketika membicarakan masalah seksualitas.
Secara resmi prostitusi di Kamboja adalah ilegal, akan tetapi negara terdepan dalam menempati posisi sebagai negara dengan wisata seks, bahkan dengan mudahnya menyalip Thailand & negara asia lainnya.
Ada beberapa kota yg dapat dikunjungi dalam wisata seks, khususnya di phnom penh. Jadi tak heran kalau club & bar, banyak sekali terlihat di pinggir jalan. Bahkan pengunjungnya cukup banyak bila menjelang malam tiba.
Tidak cuma wanita malam, resiko kejahatan seperti dirampok atau ditipu juga cukup tinggi. Pemandangan ini tersaji di sudut-sudut gemerlap kota di Kamboja.
Target mereka adalah turis asing yg melancong kesana, bahkan wanita malam ini untuk menemani turis tersebut & berbincang santai dikenakan tarif sebesar 20 dollar.
Tak cuma para turis, jasa psk disana juga disewa oleh banyak perusahaan untuk menemani pebisnis dari luar dengan mengurusi semua kebutuhannya selama berada di Kamboja, baik itu pekerjaan rumah tangga hingga pelayanan diatas kasur. Tentu bayarannya lebih tinggi daripada penghasilan harian seperti biasanya.
Tapi tak selamanya psk itu aman, terkadang ada saja yg jadi korban oleh turis asing. Baik itu kekerasan, atau perlakuan kasar.
Maka pemerintah menghimbau supaya para psk itu mengpakai agen jasa supaya lebih kondusif bila terjadi masalah kedepannya, karena bila terjadi hal yg tak di harapkan dapat di handle oleh security setempat.
Itulah sisi dunia malam di Kamboja.
Nah apa nih pendapat kalian tentang hal ini? Sekian pembahasan kali ini, semoga sukses sering terima kasih.
Salam from Boyo,
Sumber klik, klik Hari ini 17:56