• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kedubes Perancis di Jakarta Dikirimi Anthrax

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Sebuah amplop yang diduga berisi virus anthrax dikirimkan seorang yang tidak dikenal ke Kedutaan Besar Perancis di Jakarta kemarin. Dua staf disterilkan, khawatir terkena paparan bubuk virus berbahaya tersebut.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, amplop itu diterima dua orang staf Kedubes yang bernama Fabien dan Ghillain pada Senin, 23 April 2012, pukul 19.30 WIB. Pada amplop tersebut, ada tulisan anthrax.
R2PMo.jpg

Dianggap mencurigakan, salah satu staf kedubes langsung menghubungi kepolisian setempat. Rikwanto mengatakan kedua staf kedutaan itu kini sedang diisolasi di rumah sakit RSPI Sulianti Soeroso, Sunter, Jakarta Utara.

"Staf itu melihat ada bubuk dan langsung menghubungi polisi. Polisi membawa bubuk yang diduga terdapat kuman-kuman itu ke lab kimia di Bogor dan dua staf disterilkan," ujar Rikwanto, Selasa, 24 April 2012.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui pengirim amplop yang dikirimkan lewat pos tersebut. Rikwanto mengatakan, pihaknya akan mendalami kasus ini. "Diamplop itu ada alamatnya, nanti kita dalami itu," kata Rikwanto.

Juru bicara Kedubes Perancis, Dominique Roubert, yang dikonfirmasi VIVAnews.com membenarkan pengiriman amplop berisikan bubuk mencurigakan tersebut. Namun, dia enggan berkomentar lebih jauh soal siapa pengirim dan kronologi peristiwa tersebut.

"Kami menerima paket yang mencurigakan, dan sesuai peraturan, kami langsung menghubungi polisi. Lebih dari itu, kami tidak berkenan berkomentar," kata Roubert.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.