• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kebobrokan Bush Terbuka di Hadapan Obama

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Kamis, 4 Desember 2008 | 10:56 WIB

WASHINGTON, KAMIS — Beberapa purnawirawan jenderal AS telah bertemu dengan beberapa penasihat hukum terkemuka presiden AS terpilih, Barack Obama, Rabu (4/12), untuk mendesak penghapusan sistem penahanan, interogasi, dan penganiayaan dalam kampanye menumpas terorisme. Beberapa purnawirawan jenderal yang di antaranya bertemu dengan Eric Holder, calon jaksa agung dalam pemerintahan Obama yang akan dilantik 20 Januari, adalah mantan Panglima Komando Sentral Joseph Hoar dan mantan Komandan Korps Marinir AS Charles Krulak.

"Presiden AS terpilih, Obama, menjelaskan, warga AS tidak berurusan dengan penganiayaan dan pesan ini harus kita sampaikan ke seluruh dunia bahwa AS adalah bangsa yang menghormati hukum dan menentang penganiayaan. Obama yakin bahwa larangan penganiayaan akan menyelamatkan warga AS dan membantu pemulihan status moral warga AS di seluruh dunia," kata seorang pejabat transisi yang menolak menyebut identitasnya. Pejabat itu menyebutkan, pertemuan dengan para purnawirawan ini berlangsung pada saat yang tepat.

Para purnawirawan jenderal AS ini memohon agar pemerintahan Obama menghentikan metode interogasi Badan Pusat Intelijen AS (CIA) yang dinilai telah melampaui metode yang digunakan oleh militer AS. Selain menyerukan ditutupnya tahanan AS di Pangkalan Angkatan Laut Teluk Guantanamo, para purnawirawan tersebut juga menginginkan diakhirinya transfer tahanan yang dilakukan oleh CIA ke negara lain yang dikenal dengan penerapan metode penganiayaan.

Pada Maret Presiden George W Bush memveto legislasi yang diajukan oleh beberapa purnawirawan perwira tinggi yang menginginkan metode interogasi militer tak digunakan oleh CIA. Obama pernah mengkritik penggunaan metode penganiayaan dalam interogasi tahanan dan berjanji menutup tahanan militer Guantanamo.

Tim pemerintah transisi menjelaskan keputusan mengenai kebijakan terhadap tahanan baru akan disusun setelah pemerintah Obama dilantik dan tim hukum berikut keamanan nasionalnya telah bertugas.
 
Kasian si Obama mesti memperbaiki kondisi As yg parah gara2 Bush...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.