• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kebanyakan Tidur Juga Memiliki Efek Burk Loh!!!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Bukan cuma kekurangan tidur yg memiliki efek buruk, Ternyata kebenyakan tidur juga memiliki efek buruk.
Di thread ini akan mengulas akibat/dampak buruk bagi kita yg kebanyakan
tidur :

Sakit kepala. Jika Anda bukan termasuk orang yg biasa tidur lama, & suatu saat Anda tidur lebih lama dari biasanya, pasti Anda akan bangun dalam keadaan kepala pusing. Para peneliti meyakini hal ini disebabkan kelebihan tidur memengaruhi neotransmitter tertentu pada otak, termasuk serotonin. Orang-orang yg tidur terlalu lama pada siang hari, & mengacaukan jam tidurnya pada malam hari, biasanya juga akan merasa pusing saat bangun pagi.

Diabetes. Studi kepada hampir 9.000 orang Amerika menunjukkan, orang yg tidur lebih dari 9 jam setiap malam memiliki risiko diabetes 50 persen lebih akbar daripada mereka yg tidur 7 jam per malam. Tapi, meningkatnya risiko ini juga terlihat pada orang-orang yg tidur kurang dari 5 jam per malam. Belum jelas apa kaitan antara tidur panjang & diabetes, namun para peneliti mengatakan bahwa tidur berlebihan dapat jadi pertanda masalah medis yg mendasar, yg meningkatkan kemungkinan diabetes.

Obesitas. Orang yg kekurangan tidur kerap disebut lebih mudah menaikkan berat badannya. Tetapi tidur terlalu lama pun dapat menciptakan bobot badan melonjak. Orang yg tidur selama 9 atau 10 jam setiap malam kemungkinannya untuk mengalami obesitas selama enam tahun adalah 21 persen lebih akbar daripada mereka yg tidur 7 atau 8 jam saja. Bahkan, efek kelebihan tidur kepada berat badan ini tetap sama meskipun Anda sudah mengatur asupan makanan & berolahraga.


Depresi. Pengidap insomnia cenderung akan mengalami depresi berkepanjangan, karena tubuhnya mengalami kelelahan (ingat kasus Heath Ledger?). Namun, 15 persen orang yg depresi ternyata juga diketahui tidur terlalu lama. Hal ini mungkin saja menciptakan depresi semakin parah. Untuk memulihkan kondisinya, penderitanya harus kembali ke pola tidur yg normal. Dalam beberapa kasus, mengurangi waktu tidur bahkan jadi perawatan efektif bagi pengidap depresi.









Hari ini 02:56
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.