yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Warga Desa Sawahan Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, dikejutkan dengan kebakaran ladang. Mereka panik, karena api dengan cepat merambat ke arah pemukiman. Luasnya areal perladangan dan angin berembus kencang dan membuat pemadaman sulit dilakukan.
Warga bahu membahu memadamkan api dengan menggunakan ember dan selang seadanya. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk menjinakkan api tidak dapat berbuat banyak, karena titik api sulit.
Sementara tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah setempat berusaha memadamkan api menggunakan dahan pohon, namun upaya ini gagal dan api terus membesar. Banyaknya tanaman kering membuat api dengan mudah menjalar ke seluruh areal ladang.
Hubertus Suparman, warga setempat menyebutkan, api muncul dari arah tim yang diduga berada dari pembakaran sampah. “Mungkin orang bakar sampah atau apa, saya juga tidak tahu persis. Semua kan panik, karena yang di sini yang ada hanya ibu-ibu saja,” ujarnya di lokasi, Selasa (17/7/2012).
Setelah berjuang selama satu jam, akhirnya api bisa dikuasai. Warga masih khwatir jika api kembali berkobar dan merambat ke rumah-rumah mereka.
Unuk mengantisipasi api kembali berkobar, petugas terus menyemprotkan air di dekat perumahan warga.
Warga bahu membahu memadamkan api dengan menggunakan ember dan selang seadanya. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk menjinakkan api tidak dapat berbuat banyak, karena titik api sulit.
Sementara tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah setempat berusaha memadamkan api menggunakan dahan pohon, namun upaya ini gagal dan api terus membesar. Banyaknya tanaman kering membuat api dengan mudah menjalar ke seluruh areal ladang.
Hubertus Suparman, warga setempat menyebutkan, api muncul dari arah tim yang diduga berada dari pembakaran sampah. “Mungkin orang bakar sampah atau apa, saya juga tidak tahu persis. Semua kan panik, karena yang di sini yang ada hanya ibu-ibu saja,” ujarnya di lokasi, Selasa (17/7/2012).
Setelah berjuang selama satu jam, akhirnya api bisa dikuasai. Warga masih khwatir jika api kembali berkobar dan merambat ke rumah-rumah mereka.
Unuk mengantisipasi api kembali berkobar, petugas terus menyemprotkan air di dekat perumahan warga.