• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kebakaran Lahan Gambut, Jalan Lintas Sumatera Berkabut

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
65trz.jpg
Jalur lintas Sumatera, Inderalaya-Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mulai diselimuti asap tebal. Jarak pandang hanya berkisar 5 meter.

Kendaraan yang melintas harus menyalakan lampu dan melaju dengan perlahan untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Kabut asap yang menyelimuti jalan lintas Sumatera sudah terjadi sejak satu pekan terakhir. Menurut Melly, salah satu warga Kabupaten Ogan Ilir, kabut asap tersebut terjadi setiap hari, dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

"Asap itu berasal dari kebakaran lahan gambut. Kemarin ada tiga mobil Innova mengalami tabrakan beruntun akibat kabut asap," kata Melly.

39 titik api
Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Yulizar Dinoto mengatakan, hingga hari ini pihaknya telah menemukan 39 titik api di Sumsel dan diperkirakan terus meluas.

"Dari pantauan kami, ada beberapa titik yang terlihat. Di Kabupaten Musi Banyuasin ada 3 titik, Musi Rawas 19 titik, Oku 2 titik, Lahat 2 titik, Kabupaten Empat Lawang 8 titik dan Lubuk Linggau 1 titik," Yulizar menjelaskan.

Yulizar mengatakan ada beberapa wilayah di Sumsel yang memang titik rawan kebakaran lahan gambut.

"Paling banyak titik itu di Kabupaten Musi Banyuasin dan Musi Rawas, karena di sana ada banyak lahan gambut," katanya.

Untuk mengantisipasi peningkatan titik hotspot, kata Yuzrizal, pihaknya telah menyiapkan satu pesawat Cassa dan dua pesawat Hercules milik TNI. "Kami telah melakukan penyemaian setiap hari di beberapa titik rawan hotspot, terutama Muba dan Musi Rawas," kata dia.

Meski begitu, Yuzrizal menegaskan, titik api di Sumsel masih dalam batas normal. "Suhunya juga hanya 30 derajat, belum separah Riau," tuturnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.