• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kebakaran Gunung Lawu Belum Padam

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu belum dapat dipadamkan hingga saat ini.

Cuaca kering, angin kencang dan medan berat menyebabkan api belum dapat dipadamkan. Bahkan kebakaran merembet ke Jawa Tengah.

Kepala BPBD Karanganyar Nugroho mengatakan, kebakaran terpantau di Pos 3 jalur Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang, Kab. Magetan, Jatim pada Sabtu (24/10/2015) pukul 23.30 Wib.

"Pada Minggu (25/10/2015) pukul 04.00 WIB api telah mencapai Pos 1 dan satu jalur Cemoro Sewu," ujar Nugroho, Minggu (25/10/2015).

Bahkan,kata dia, pada siang hari api semakin membesar di Pos 1 Cemoro Sewu, dan mendekati permukiman.

Kemudian, Pada pukul 17.00 Wib, kebakaran sudah merembet ke Kab. Karanganyar Jateng.

"Di wilayah Jateng api terlihat di 4 titik yaitu di sekitar petak 63 belakang Pos 2 Cemoro Kandang, atas Gondosuli, sekitar Tahura di Pos 2-3, dan satu titik dari arah Jogorogo menuju jalur Candi Cetho,"ungkapnya.

Saat ini, kata Nugroho, pemadaman masih terus dilakukan. Untuk sementara jalur Cemoro Sewu ditutup dari pengunjung.

"Api yang mengarah ke permukiman untuk sementara dapat diatasi,"jelasnya.

Sementara itu, adanya tambahan damkar dari Karanganyar dan Magetan difokuskan pada penyemprotan di sekitar permukiman.

Api diperkirakan berasal dari sisa kebakaran yang lalu yang kemudian menyala kembali.

"Saat ini dikerahkan sekitar 100 personil terdiri dari Jagawana, BPBD, TNI, Polri, relawan dan masyarakat untuk melakukan pengendalian kebakaran,"ungkapnya.

Adapun tanaman yang terbakar adalah pinus sehingga mudah sekali menjalar ke tempat lain.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.