yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Kebon Singkong, Klender, Jakarta Timur, yang menyebabkan satu orang meninggal, diduga diawali pertengkaran antara suami istri.
Suami yang diketahui bernama Rakhman, membakar rumah mereka saat istri dan dua orang anaknya sedang tidur. Sebelumnya, mereka terlibat keributan besar dan sang suami mengancam untuk membakar istri dan rumah mereka.
"Api dari rumah Rakhman. Awalnya ribut suami istri dan suaminya berencana bakar istrinya. Suaminya ngancam bakar istri dan rumahnya," kata Jhoni, salah seorang warga di lokasi kebakaran, Selasa, 6 November 2012.
Jhoni menambahkan, setelah sempat bertengkar, Rakhmad yang telah pisah rumah dengan Arnengsih kemudian membakar rumah yang ditinggali istrinya. Setelah membakar dengan bensin, Rakhmad langsung melarikan diri.
"Warga tidak curiga ada bakar-bakaran, dikira Itu hanya ribut suami istri, ternyata dia bakar rumah," kata Jhoni.
Api kemudian menyambar rumah lainnya. Warga yang pada saat itu sedang tertidur kemudian langsung menyelamatkan diri dan harta benda apapun yang bisa di bawa.
"Namanya kebakaran tengah malam, masih pada tidur, warga keluar yang penting selamatkan diri," ujarnya.
Menurut Jhoni, Rakhmad dan Arnengsih sudah sering bertengkar. Rakhmad memang kerap mengancam membakar istrinya dan anaknya saat bertengkar.
"Sebelum kejadian , ia sudah dua kali mencoba membakar keluarga dan rumahnya. Dua tahun lalu, ia membakar pintu rumahnya. Kemudian yang kedua Ia membanting kompor yang menyala," katanya.
Hingga saat ini, keberadaan Rakhmad masih misterius. Dikatakan oleh Jhoni, warga yang geram dengan tingkahnya tersebut bahkan telah mencari bapak empat orang anak tersebut ke rumah keluarganya.
"Saat ini warga sedang mencari dia, sampai ke rumah keluarganya di Bekasi, tapi belum ketemu," katanya.
Sedangkan nasib Arnengsih dan dua orang anaknya saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit lantaran mengalami luka bakar yang cukup serius pada bagian tubuh dan wajahnya. Sedangkan Indra, anak dari pasang itu mengalami luka bakar 30 persen.
Kebakaran yang menghanguskan 30 rumah tersebut terjadi dini hari tadi pada pukul 02.30 WIB, ketika warga tengah tertidur. Diduga, titik api muncul dari sebuah rumah di RT 01 RW 01 milik seorang warga bernama Ningsih.
Tanpa disadari, api pun kemudian menyambar rumah warga lainnya yang kebanyakan dibangun semipermanen tersebut. Seorang nenek bernama Nurcahya Panggabean meninggal karena kejadin itu.