Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Assalamu'alaikum, ketemu lagi sama thread Ane, salah satu perempuan pejuang literasi. Ea, macam jaman penjajahan aja.
Apa kabar Agan-Sista tersayang? Semoga sering sehat & dalam lindungan Allah Swt, serta dilancarkan puasa ramadhan sebulan penuh, kecuali emak-emak ya. Meski pandemi corona belum berakhir, mari sama-sama berdoa, wabah ini segera hilang dari bumi tersayang Indonesia. Aaamiin yra.
Apa kabar Agan-Sista tersayang? Semoga sering sehat & dalam lindungan Allah Swt, serta dilancarkan puasa ramadhan sebulan penuh, kecuali emak-emak ya. Meski pandemi corona belum berakhir, mari sama-sama berdoa, wabah ini segera hilang dari bumi tersayang Indonesia. Aaamiin yra.
Sebagai makhluk sosial, tentu saja Ane tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Bicara bantuan, Ane ingat teman-teman ketika kuliah dulu. Betapa akbar jasa-jasa mereka. Bisa dikatakan persahabatan beda usai, tetapi justru itu yg menciptakan nyaman. Banyak pelajaran hidup yg dapat diberikan, ya kan mereka hidup lebih lama dari Ane. Maklum, kuliah dengan bapak-bapak & ibu-ibu.
Sumber: google
Ceritanya begini, orang tua Ane nih bukan orang kaya yg dapat dengan mudah nguliahin anaknya. Sebelum kuliah, emak mewanti-wanti supaya dapat masuk di PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Alhamdulillah, rejeki anak sholihah, diterima. Namun, emak bilang lagi, beliau cuma punya uang daftar ulang, itu pun dari pembagian warisan kakek Ane. Jadi, mau gak mau, suka gak suka, Ane harus mandiri. Saking penginnya kuliah, maka Ane sanggupin. Halangan & rintangan pikir di belakang.
Namanya anak muda yg belum banyak makan asam garam, Ane nekat jalanin kuliah itu.
Sumber : Klik
Alhamdulillah, Allah Maha Baik. Didekatkanlah Ane dengan orang-orang baik. Karena Ane gak punya duit buat kos & makan, maka terpaksa bolak-balik nebeng bonceng motor, mereka dengan bahagia hati memberi bantuan itu.
Saat Ane butuh kerja part time, ada juga yg menawarkan kerjaan sebagai pramusaji di hotel cuma ketika ada event, perkawinan atau ulang tahun. Kerjaannya sekitar delapan jam. Kalau akhir pekan atau akhir tahun, dapat pagi & sore, lumayan tuh dua kali. Bayarannya setiap event itu Rp. 25.000,-. Nah, dapat bayar kos & makan, karena kos Rp. 50.000/bulannya. Jadi Ane kos kalau pas banyak event aja. Hehehe.
Terus yg paling menyenangkan buat mahasiswi perantau macam Ane itu, dapat nyicipin makanan kelas hotel bintang lima. Sebelum disajikan ditata dulu, dapat nyicip dong, atau ketika selesai event, dapat tuh dibawa ke kosan. Hahaha. Dasar anak kosan.
Sumber : Klik
Nah, ketika mendekati masa akhir perkuliahan. Ane harus fokus dengan praktek & tugas akhir. Tidak mungkin Ane bolak-balik ke rumah. Soalnya juah, rumah di desa & kuliah di kota. Di samping capek, nanti tugas dapat tercecer di jalan. Ye, emang duit, tercecer. Hehehe.
Di saat Ane bingung dengan keadaan ini. Teman satu kelas ada yg menawarkan tempat tinggal. Ibarat pepatah mengatakan, pucuk disayang, ulam tiba. Ane sambut dengan suka cita. Bagi Ane tidak masalah harus tidur di lantai atau ikut menolong pekerjaan rumahnya. Hingga akhirnya kami wisuda bersama.
Menurut Ane, Allah Swt itu tidak akan membiarkan hamba yg membutuhkan pertolongan. Asal mau meminta, pasti Allah berikan. Meski terkadang tidak sesuai dengan waktu yg kita harapkan. Karena Allah maha tahu apa yg kita butuhkan, bukan sekedar keharapan belaka.
Semoga pengalaman hidup Ane, dapat memberi sedikit pencerahan buat Agan-Sista semua. Masih banyak orang baik di dunia ini yg mau berbagi, di sekitar kita.
Sebelum berpisah, ijinkan Ane mengucapkan "Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, mohon maaf lahir & batin."
Terima kasih. Sampai jumpa di threads Ane berikutnya.
Terima kasih. Sampai jumpa di threads Ane berikutnya.
Spoiler for Cendolin:
Hari ini 01:50