• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Katanya Sayang, Kok Nggak Mau Bunuh Diri Bareng?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Katanya Cinta, Kok Nggak Mau Bunuh Diri Bareng?


Okay, judul di atas memang sedikit terlalu ekstrim, tetapi namanya juga judul, harus mengundang supaya di-klik.

Tapi pernah nggak dengar orang yg rela mengerjakan segalanya demi sayang? Seorang ayah yg membakar semua uangnya supaya anaknya tidak kedharapan, seorang tentara yg rela mati demi melindungi negaranya, seorang ibu yg rela tidak makan supaya anak-anaknya makan cukup, hingga seorang yg rela korupsi ratusan milyar demi pengobatan istrinya. Singkatnya kita harus paham bahwa sayang adalah hal paling indah sekaligus paling mengerikan di dunia ini.

Dan yg paling berbahaya dari sayang adalah, kita tak tahu apa sebenarnya sayang itu.
Contohnya begini;

Katanya anda sayang, kok nggak mau gituan sama aku?

Katanya Cinta, Kok Nggak Mau Bunuh Diri Bareng?


Pernah dengan kalimat seperti di atas? Ya, mungkin Anda pernah lihat di curhatan-curhatan Twitter. Seks di luar nikah memang cukup sering jadi godaan bagi orang-orang yg tengah berpacaran & beberapa orang yg kelewat bernapsu sering kali mengpakai alasan seperti di atas untuk mendapatkan yg dia harapkan. Salah? Entahlah. Namanya juga sayang. Cinta perlu dipertahankan dengan banyak sentuhan untuk menghasilkan oksitosin sehingga wajar saja bagi dua orang yg jatuh sayang untuk mengerjakan itu.

Kamu sayang saya kan? Tolong terima saya apa adanya.

Katanya Cinta, Kok Nggak Mau Bunuh Diri Bareng?


Ahh ya, terima saya apa adanya. Di film atau novel, kalimat ini sering sekali jadi jawaban akan segala permasalahan. Ada cewek yg hamil di luar nikah? Temui saja goodboy & dia akan menerimamu apa adanya. Sungguh romantis. Apa yg seperti itu juga disebut sayang? Ya, sayang sepihak. Tapi namanya juga sayang. Cinta dapat melenyapkan kemampuan untuk berpikir logis.

Sudah dapat citra tentang absurdnya sayang? Cinta itu tak jelas dari mana datangnya. Bisa datang dari rasa benci, dapat datang karena napsu, dapat datang karena tanggungjawab, dapat juga datang dari keserakahan. Tak ada mengatakan yg dapat mendeskripsikan sayang dengan tepat & karena tak dapat dideskripsikan itu artinya tak ada yg namanya sayang sejati atau hal-hal semacam itu.

Katanya Cinta, Kok Nggak Mau Bunuh Diri Bareng?


Dan karena tak jelas, kita jadi tak dapat tahu apa saja yg harus sayang lakukan. Apakah bunuh diri karena tak sanggup hidup tanpa orang lain itu wajar? Apakah menghabiskan uang untuk memuaskan semua kebutuhan pacar itu wajar? Apakah mengorbankan diri sendiri demi orang lain itu wajar? Dari pikiran yg logis itu tidak wajar, tetapi ini sayang yg kita bicarakan. Tak ada tolak ukur, tak ada lingkup batasan, & tak ada tujuan.

Cinta menciptakan orang-orang jadi gila tak peduli ke arah yg baik ataupun buruk. Jadi, kalau Anda harap jatuh sayang, setidaknya punyalah satu orang teman yg dapat berpikiran lurus. Tak ada yg tahu batasan-batasan sayang jadi akan sempurna bila Anda punya akal sehat untuk menetapkan batasan-batasan itu sendiri. Jadi jangan mau kalau Anda diajak bunuh diri bersama sebagai bukti sayang. Tak ada yg dapat membuktikan sayang. Biarlah sayang jadi unsur abstrak yg dipelintir sana sini demi kepentingan romantisme.

Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya. Hari ini 09:04
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.