• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kasus Ade Armando Dalam Kacamata Ane

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Kasus Ade Armando Dalam Kacamata Ane


Dalam beberapa hari ini media berita & publik terpusat pada sebuah tragedi saat demo 11 april.
Sebuah demo yg menurut ane sendiri adalah demo yg kental sekali dengan nuansa politik kotor.
Yaa memang agendanya beberapa point merupakan hal yg sangat baik tuk mengingatkan Pemerintah.
Namun lagi- lagi isu Presiden 3 periode di dengungkan.

Sudah beberapa kali Presiden Jokowi menolaknya namun seolah-olah apapun yg di katakan Jokowi di anggap salah.
Opini pribadi ane sendiri, serangan isu Presiden 3 periode ini lebih menembak partai yg kini berkuasa.
Menggerus suara PDIP tentunya tuk 2024.
It is about the crown bro.
emoticon-Cool

Kasus Ade Armando Dalam Kacamata Ane

Ini cuma opini pribadi semata bukan jadi rujukan karena ane bukan siapa-siapa di negara ini.

Kembali ke kasus penganiayaan berat yg terjadi pada Ade Armando.
Sejarah Beliau mau tidak mau harus di kaitkan.

Karena sejak 2014, masyarakat Indonesia mulai di pecah belah dengan oknum-oknum provokatif.

Tujuan mereka menghasut pastinya bukan demi kebaikan bangsa ini tetapi lebih demi kepentingan kelompok mereka sendiri.

Akhirnya kita sama-sama tau bahwa hingga 2022 ini.
Dunia politik Indonesia terbagi dua kubu mayoritas terbesar.
Nastak-nasbung, cebong-kampret & cebong-kadrun.

Ade Armando ini jelas berada di salah satu kelompok ini.
Ragam opini beliau sering lontarkan di jagat media sosial.
Jelas kubu lawannya pasti jengkel,marah & benci kepada Beliau ini.
Hasilnya kita dapat liat pada tragedi 11 april 2022 ini.
Beliau di aniaya oleh sekelompok orang yg di duga dari kubu lawan.

Ketika beliau bersimbah darah & kesakitan, justru sekelompok orang ini makin beringas menyerangnya bahkan ketika pihak Kepolisian menyelamatkannya.
Mereka tetap beringas menyerang aparat hukum di tempat kejadian perkara.

Pihak-pihak yg sejak dulu tidak suka dengan Beliau, beberapanya mengekspresikan peristiwa ini.
Ada yg tersenyum senang, Ada yg tertawa bahkan ada yg bilang ini adzab.
Sangat miris ane melihatnya.

Sebagai manusia jelas prilaku kaya gini perlu di pertanyakan, apakah benar dia seorang manusia...?

Sebagai orang yg terdidik alias sekolah hingga tingkatan atas, perlu di pertanyakan, apakah mereka benar adalah seorang yg pintar/terpelajar...?

Kedua pertanyaan inilah yg ane harap bahas dalam trit ane kali ini.
emoticon-Cool


Seorang Manusia hakikatnya di beri Tuhan sebuah anugerah paling hebat di banding ciptaanNYA yg lain yaitu akal yg lebih pintar di banding makhluk lainnya.
Karena dengan akal hebat tersebut, manusia dapat menciptakan banyak hal yg bermanfaat bagi kaum manusia tersebut.
Gilanya lagi, dengan akal tersebut bahkan manusia dapat menciptakan makhluk hidup(kloning).

Luar biasa bukan anugerah Tuhan ini.
Dengan akal yg pintar, manusia di beri pengetahuan & dapat membedakan, mana yg baik & mana yg buruk.
Dengan hal tersebut, maka manusia punya yg namanya hati nurani bersisikan kemanusiaan.

Bila seorang manusia tidak dapat membedakan mana yg baik & mana yg buruk, maka ada dugaan bahwa manusia itu sakit jiwa & pikirannya.

Silahkan simpulkan sendiri ke hati masing-masing.
Bila kita melihat seseorang di keroyok,di pukulin, di injak-injak & bahkan dapat jadi terbunuh dengan perasaan senang, bahagia atau bangga.

Apakah dapat di bilang sakit pikiran & jiwanya...?

Ane pribadi beropini, mereka sudah hilang jati dirinya sebagai manusia.
Sama kaya orang gila atau kurang waras.
Mereka kehilangan akal sehat & tak lagi mengenal dirinya sendiri.
Namun orang gila/kurang waras belum pasti hilang hati nuraninya alias sisi kemanusiaannya kecuali pelaku psikopat.

Perkara yg kedua.

Indonesia dapat dibilang tidak lagi jadi bangsa yg terbelakang, karena setiap sudut kota kita sendiri.
Sekolahan & universitas banyak tersedia.
Sangat minim sekali di temukan orang yg tidak dapat membaca,menulis & berhitung.

Sebagai orang-orang yg terpelajar, melihat kasus Ade Armando ini harusnya miris.
Bukan malah tertawa bahkan jumawa.
Yaaa akibat dunia politik, masyarakat Indonesia kini terkotak-kotak.
Ini dalam konteks disparitas opsi di pemilu.

Lalu kenapa masih ada yg tertawa, tersenyum & bersyukur atas kesakitan orang lain yg di hajar babak belur.
Apakah ini pola pikir seorang yg pernah mengenyam pendidikan tinggi.

Harusnya sebagai orang terpelajar, kita dapat meliat potensi bahayanya atas peristiwa ini.
Hari ini korbannya dari kubu B namun esok hari atau kedepannya dapat saja korbannya dari kubu A.
Kita sebagai penghuni di salah kubu justru harus khawatir.
Kejadian ini dapat saja kelak menimpa kita sendiri.
Dimana disparitas pandangan politik, beragama bahkan kesukuan dapat menciptakan bangsa ini terpecah belah & penuh kekerasan kelak nantinya.

Padahal bila semua disparitas dalam tahap rasional harusnya jadi penyeimbang, supaya kita sebagai seseorang yg terpelajar dapat melihat dari sisi lainnya.
Menjadi alat kontrol ego & kebodohan kita.
Bukan malah menyelesaikan dengan kekerasan fisik.
Kekerasan fisik justru akan jadi racun bagi banyak orang & diri sendiri.
Bahkan dapat di bilang pola pikir kita malah mundur.


Mari tanyakan hati kecil kita.
Satu agama berlabel sama saja, faktanya terbagi banyak golongan dalam agama mereka sendiri bahkan saling tuding kebenaran masing-masing.
Namun negara Indonesia cuma satu takkan dapat terganti ataupun terpecah-pecah macam negara Uni Sovyet dulu.

Sadarlah bahwa kita butuh negara Indonesia.

Sebagai penutup.

Ane ingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia.
Cukup sudah kita berabad-abad di adu domba oleh penjajah.
Sekarang jangan mau di adu domba oleh orang-orang yg sibuk dengan kepentingan mereka sendiri.

Kita harus jaga keutuhan Bangsa ini.
Karena negara Indonesia cuma satu & milik seluruh rakyat Indonesia.

Kasus Ade Armando Dalam Kacamata Ane

Hari ini 02:54
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.