Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
gula dalam kopi
Photo by Natalie Scott on Unsplash
Para penikmat kopi atau coffee drinker tentu sudah mengetahui bahwa minuman yg kita sukai ini -kopi, dapat dipadukan dengan berbagai tipe campuran, mulai dari -yang paling umum- gula tentunya, sirup berbagai rasa, susu, madu, & lain-lain.
Walaupun tidak semua -beberapa coffee drinker tentu ada yg memilih kopi tanpa gula- namun masih banyak konsumen kopi yg mempermanis minuman kopinya. Dilansir situs perfectdailygrind.com bahkan menurut penelitian, di USA lebih dari 50% penikmat kopi yg di survey memilih untuk menambahkan pemanis di menu kopinya.
Mungkin bagi beberapa dari kamu, minum kopi dengan tambahan gula di dalamnya sudah sejak dulu anda alami. Mulai dari keluarga misalnya. Kopi tubruk biasanya akan disajikan dengan tambahan gula.
Sebenarnya darimana sih awal mula penambahan gula pada kopi ini? Kenapa menambahkan gula pada kopi seakan jadi common habit yg tidak dapat lepas dari para penikmat kopi itu sendiri. Penasaran?
Yuk kita cari tahu lebih banyak lewat tulisan di bawah ini!
kopi dengan gula
Photo by Maddi Bazzocco on Unsplash
Awal Mula & Sejarah Penambahan Gula dalam Kopi
Penambahan gula dalam kopi & hubungan keduanya bukanlah suatu yg baru-baru ini dilakukan/ nge-trend. Gula & kopi sudah memiliki sejarah hampir 500 tahun lamanya, & saling berkaitan.
Dilansir oleh perfectdailygrind.com ketika kopi mencapai Eropa pada zaman ke-16, kopi & gula sama-sama dianggap barang mewah, disediakan hampir secara eksklusif untuk kelas atas yg kaya pada saat itu. Namun, beberapa akbar biji kopi berkualitas rendah, & dipanggang dengan warna sangat gelap saat itu. Sehingga untuk menciptakan rasa pahit & intens lebih enak, gula sering ditambahkan.
Gula & kopi kemudian terus populer hingga zaman ke-18. Coffee roaster berskala akbar perdana kali ditemukan pada tahun 1700-an -yang tentu saja, masih sangat terbatas kendali atas roasting kopi yg dilakukan. Terlepas dari fakta bahwa roasting kopi dilakukan secara mekanis, penambahan gula dalam kopi masih dilakukan untuk melembutkan rasa pekat dari kopi.
Demikian pula, ketika kopi instan jadi populer pada zaman ke-20, umumnya dibuat mengpakai biji yg murah & terjangkau, seringkali dari biji kopi robusta. Hal ini semakin mendorong coffee drinker untuk menambahkan gula.
kopi dengan coffee tamer ilustrasi
Photo by Yeh Xintong on Unsplash
Gula dalam Kopi & Kopi Specialty
Kopi specialty jadi salah satu babak baru dalam industri kopi & juga konsumsi kopi itu sendiri. Terlepas dari sejarah gula & kopi, kopi specialty muncul & memberikan jarak keduanya. Sekarang, banyak konsumen kopi specialty yg mengonsumsi kopinya tanpa susu atau gula.
Banyak dari konsumen kopi itu percaya bahwa susu & gula akan menciptakan cita rasa kopi specialty lebih lembut & halus sehingga dapat menyembunyikan karakteristik rasa yg harap mereka nikmati.
Dilansir situs majalah.ottencoffee.co.id menambahkan gula kepada kopi specialty yg di proses dengan hati-hati ini bukan cuma menciptakan kopi jadi lebih manis. Tapi juga menenggelamkan kompleksitas petunjuk rasa seperti notes atau hint yg berwujud halus & mungkin saja terkandung di dalam kopi itu. Dengan mengatakan lain, gula jadi merusak keseimbangan rasa yg sudah susah payah dikeluarkan sejak fase awal tadi.
Penambahan Gula dalam Kopi & Cita Rasa
Seperti yg sudah dijelaskan sebelumnya, tambahan gula pada kopi biasanya dilakukan untuk mengurangi rasa pahit karena kopi yg ada dulu berkualitas buruk atau di roasting dalam waktu lama sehingga jadi dark roast. Mengapa kita mengharapgkan penambahan gula?
Hal tersebut sudah seperti hal otomatis bahwa kita akan menghindar dari rasa pahit, salah satu caranya adalah dengan penambahan gula. Wilton Soares Cardoso seorang Food Engineer, Professor, & Researcher di IFES, Esprito Santo menyebutkan bahwa otak kita menangkap rasa manis sebagai sensasi yg menyenangkan & reward. Karena itulah, kita sering mengharapkan makanan & minuman manis.
Mengapa tidak semua orang memiliki keharapan yg sama?
Well, mungkin untuk penggemar kopi specialty yg terbiasa tidak menambahkan gula pada kopinya tidak akan mengharapkan penambahan gula dalam kopi yg mereka konsumsi. Tidak semua orang membutuhkan gula dalam kopi mereka. Namun, penambahan gula juga dapat meningkatkan kemampuan kita untuk merasakan rasa yg berbeda sekalipun pada kopi specialty. Hal ini akan menyeimbangkan keasaman & menekan kepahitan.
Baca selengkapnya di sini https://blog.lakopi.id/gula-dalam-kopi/
Beli greenbeans kopi langsung dari petani?
https://lakopi.id/beli/
Bergabung jadi kawan petani kopi Lakopi: http://bit.ly/lakopi-regist
Follow IG Lakopi: https://www.instagram.com/lakopi.id/
Join Grup WhatsApp Keluh Kesah Kopi:
Kamu petani kopi? Join Grup Facebook Petani Kopi Go Digital
https://www.facebook.com/groups/1044302146027269 Hari ini 18:28