• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kartu Sehat Sasar 4,7 Juta Warga DKI

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
FEHf.jpg

Pemberian kartu sehat merupakan salah satu janji yang paling dinanti oleh sebagian besar warga ibu kota. Pasalnya warga yang memegang kartu ini akan terbebas dari seluruh biaya berobat dan rawat inap di Puskesmas dan kelas tiga di seluruh rumah sakit.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, teknis pembagian kartu sakti ini tak akan berbelit. Semua warga DKI Jakarta dapat memilikinya dengan mudah. Baik melalui Puskesmas, ataupun diberikan langsung oleh Gubernur DKI Joko Widodo.

"Pembagiannya nanti tak perlu didata ulang. Gubernur akan membagikan, tapi karena waktunya terbatas maka bisa diperoleh dari Puskesmas saat warga datang untuk berobat," kata Basuki saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Ia menjelaskan, dengan danang kesehatan sebesar Rp 700 miliar yang dimiliki DKI, jaminan kesehatan seluruh warga ibu kota dapat dilakukan oleh pemerintah provinsi. Akan tetapi, teknis di lapangan akan berubah, mengingat masyarakat yang mampu secara finansial dianggapnya tak akan mau berobat atau rawat inap di Puskesmas.

Ia memasang target, kartu sehat dapat menyentuh minimal setengah dari jumlah warga DKI yang melebihi angka sembilan juta jiwa. "Targetnya 4,7 jiwa bisa dijamin melalui kartu sehat. Itu sekitar setengahnya, karena saya yakin nggak akan ada orang kaya yang mau berobat ke Puskesmas atau rawat inap di kelas tiga," pungkasnya.

Untuk diketahui, kartu sehat hanya dapat berlaku di Puskesmas dan rumah sakit golongan kelas tiga (RSUD dan swasta). Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kemungkinan naik kelas ke kelas dua dapat dilakukan apabila kelas tiga di rumah sakit tersebut sudah dipenuhi oleh pasien. Akan tetapi hal ini tak berlaku di rumah-rumah sakit swasta.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.