• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kartu Perdana Rp100 Ribu, BRTI Belum Ajak Diskusi Operator

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Yhy0w.jpg
Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono, Rabu 24 Juli 2013, mengatakan wacana menaikkan harga kartu perdana SIM kini dalam kajian dan pendalaman internal Kominfo.

"Masih dibahas semuanya di internal, maksud, pengawasan termasuk analisa dampak kepada konsumen, operator, tata niaga kartu SIM berubah total atau tidak," jelasnya

Soal rencana ini, pihak operator menurut Nonot belum diajak dalam pembahasan resmi. "Operator belum dilibatkan. Kalau nanti pembahasan selesai, kami akan unggah untuk konsultasi publik," tambahnya.

Namun, Nonot berharap, pembahasan di internal harus sudah rampung usai Lebaran agar ketentuan ini bisa menekan SMS spam yang tidak diinginkan pelanggan pada masa kampanye pemilu tahun depan.

"Jangan sampai molor sampai 2014. Nanti kalau ada pesan kampanye liar bagaimana? Tentu sangat meresahkan," katanya.

Usulan kenaikan kartu perdana SIM mempunyai semangat menekan pemborosan pembuangan kartu perdana serta menekan spam SMS.

BRTI mengusulkan harga kartu perdana berkisar ratusan ribu rupiah. Wacana ini berada pada draf Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Komunikasi dan Informatika soal registrasi pelanggan.

RPM itu juga mengatur secara ketat penjualan kartu SIM, misalnya setiap konter pulsa harus terdaftar secara resmi dan dalam mendaftarkan pelanggan perdana harus dilakukan oleh pihak counter dengan meminta KTP asli pembeli kartu. "Supaya semuanya tertib. Data-data pelanggan juga valid," ucap Nonot.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.