• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kapsul Daging Manusia Diselundupkan ke Korsel

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Otoritas di Korea Selatan berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan ribu kapsul berisikan daging manusia yang diduga didatangkan dari China. Akibat penemuan ini, bea cukai Korsel memperketat pengawasan mereka terhadap barang-barang yang datang dari Negeri Tirai Bambu.

Diberitakan BBC, Senin 7 Mei 2012, bea cukai Korsel menyita sekitar 17.450 kapsul berisikan sari daging manusia yang telah dijadikan serbuk di dalam kapsul. Kapsul-kapsul ini berasal dari 35 penyelundupan sejak Agustus tahun lalu.

Menurut pernyataan bea cukai Korsel, kapsul-kapsul itu dibuat dari daging bayi yang telah meninggal, dan dipotong-potong kecil. Potongan daging lalu di keringkan di tungku hingga menjadi serbuk. Diyakini, kapsul-kapsul ini bisa meningkatkan stamina dan menjaga kesehatan.

Padahal, menurut penelitian di Korsel, serbuk manusia itu bukannya menyembuhkan, justru membahayakan peminumnya. "Kapsul itu mengandung bahan-bahan yang membahayakan tubuh manusia, seperti bakteri super," kata petugas bea cukai Korsel, dikutip dari Korea Times.

Kapsul-kapsul itu diselundupkan di dalam koper penumpang, ataupun dimasukkan ke dalam kotak obat-obatan resmi. Belum ada pelaku yang ditahan karena jumlah kapsul per penangkapan masih terbilang sedikit.

Menanggapi penyelundupan ini, pemerintah China mengatakan akan menyelidiki kasus kapsul daging manusia ini dengan ketat. Juru bicara Kementerian Kesehatan China, Deng Haihua, dikutip dari China Daily, mengatakan bahwa China memiliki aturan ketat soal penguburan mayat bayi atau pemusnahan sisa-sisa persalinan, seperti plasenta.

"Setiap praktik menggunakan sisa-sisa tubuh yang menjadi limbah medis sangat dilarang," kata Deng.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.