• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kapal SAR Terbesar China Kunjungi Indonesia

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
vYjAf.jpg



Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta kedatangan tamu istimewa pada Minggu pagi tadi. Kapal tim pencari dan penyelamat dari Kementerian Adminstrasi Maritim China bernama Hai Xun 01 bersandar di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.
Acara seremonial penyambutan kemudian digelar dan dihadiri antara lain oleh Duta Besar China untuk Indonesia, Liu Jianchao dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut dari Kementerian Perhubungan Indonesia, Bobby Mamahid pada Minggu, 14 Juli 2013.
Kapal SAR terbesar ini selesai diproduksi pada Juli 2012 lalu, dan baru tahun ini mengadakan perjalanan ke luar negeri tirai bambu itu.
Indonesia dipilih sebagai negara tujuan pertama untuk rute internasional kapal itu. Menurut Liu, ini membuktikan betapa eratnya hubungan antara Indonesia dan China dalam menjalin kerjasama di bidang maritim.
"Maritim merupakan salah satu bidang kerjasama penting yang tercantum dalam kemitraan strategis kedua negara," ujar Liu.
Kedua negara sudah menandatangani MOU dan membangun komite kerjasama maritim (MCC).
"China berkontribusi senilai 1 miliar Yuan atau Rp1,6 triliun sebagai danang kerjasama di bidang maritim dengan Indonesia," katanya.
Masih menurt Liu, kerjasama di antara kedua negara, sudah memberikan manfaat bagi keduanya, khususnya di bidang keamanan navigasi, keamanan maritim, penelitian sains maritim dan perlindungan terhadap lingkungan.
Selain menjalin kerjasama dengan Indonesia, Liu mengatakan, China turut menjalin kerjasama dengan organisasi ASEAN.
Untuk kerjasama dengan ASEAN, China menggelontorkan danang senilai tiga miliar Yuan atau Rp4,8 triliun, demi bisa mengembangkan kerjasama di bidang maritim.
Liu berharap kerjasama yang erat dengan Indonesia dapat menjadi contoh baik bagi bagi kerjasama pemerintah negeri Tirai Bambu dengan ASEAN.
Kapal Hai Xun 01 akan berada di Pelabuhan Tanjung Priok hingga tanggal 18 Juli mendatang. Selama empat hari di Jakarta, perwakilan dari kapal SAR terbesar itu akan mengunjungi Kementerian Perhubungan.
Liu berharap hubungan Indonesia dengan China dalam kerjasama di bidang maritim dapat terus berjalan.
"Saya berharap melalui kerjasama ini dapat membangun rasa saling pengertian di antara kedua negara untuk dapat berbagi ilmu dan informasi di bidang maritim sehingga masing-masing negara dapat meningkatkan kemampuannya," harap Liu.
Kapal SAR ini disebut yang terbesar karena memiliki panjang 128,6 meter, lebar 16 meter dan lima tingkat. Kapal buatan tahun 2012 ini memiliki berat 5.418 dan diproduksi oleh perusahaan Wuchang Shipyard.
Hai Xun ini dapat menampung hingga 200 orang dan dilengkapi dengan peralatan medis untuk melakukan pengobatan standar dan operasi bagi korban luka. Bahkan kapal ini juga dilengkapi dengan landasan helipkopter seluas 360 meter persegi untuk mempercepat proses penyelamatan korban.
Untuk menghadapi serangan perompak, kapal Hai Xun 01 ini juga dilengkapi meriam air dan suara alarm.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.