yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sejumlah korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Putri Ayu, pada Sabtu dini hari 16 Juni 2012, di Laut Alang Maluku hingga Senin pagi masih terus dicari. Delapan penumpang masih dinyatakan hilang.
Berdasarkan data manifes terdapat 38 orang penumpang yang terdiri dari 11 orang awak kapal dan 27 orang penumpang. Kerugian materiil akibat kecelakaan itu masih dalam pendataan.
"15 Orang telah ditemukan, 2 orang di Puskesmas Ureng dan 13 lainnya sudah pulang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Senin 18 Juni 2012.
Menurut Sutopo, informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Maluku dan Kodim Pulau Ambon, menyebutkan evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan. "Koordinasi dengan SAR, Kepolisian, serta instansi terkait melakukan evakuasi dan pencarian korban," kata Sutopo.
KM Putri Ayu hanya berkapasitas maksimal 27 orang. Namun, dari informasi yang dikumpulkan, kapal itu berpenumpang lebih dari 27 orang dan bermuatan sembako. Kapal itu diperkirakan berpenumpang 50 orang. Selain mengangkut penumpang dan sembako, kapal diduga mengangkut besi dan semen.
Kapal berbobot GT 73 ton itu berangkat dari Pelabuhan Slamet Riyadi, Ambon, pada Sabtu pukul 22.00 WIT menuju Nambrole, Kabupaten Buru Selatan. Saat sampai di Perairan Alang pada pukul 01.00 WIT, kapal tiba-tiba tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi.
Kecelakaan kapal juga terjadi di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Timur. Kecelakaan yang terjadi di Perairan Sesayap itu menimpa kapal berpenumpang 30 orang. "Dua orang masih dalam pencarian," kata Sutopo.
Berdasarkan data manifes terdapat 38 orang penumpang yang terdiri dari 11 orang awak kapal dan 27 orang penumpang. Kerugian materiil akibat kecelakaan itu masih dalam pendataan.
"15 Orang telah ditemukan, 2 orang di Puskesmas Ureng dan 13 lainnya sudah pulang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Senin 18 Juni 2012.
Menurut Sutopo, informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Maluku dan Kodim Pulau Ambon, menyebutkan evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan. "Koordinasi dengan SAR, Kepolisian, serta instansi terkait melakukan evakuasi dan pencarian korban," kata Sutopo.
KM Putri Ayu hanya berkapasitas maksimal 27 orang. Namun, dari informasi yang dikumpulkan, kapal itu berpenumpang lebih dari 27 orang dan bermuatan sembako. Kapal itu diperkirakan berpenumpang 50 orang. Selain mengangkut penumpang dan sembako, kapal diduga mengangkut besi dan semen.
Kapal berbobot GT 73 ton itu berangkat dari Pelabuhan Slamet Riyadi, Ambon, pada Sabtu pukul 22.00 WIT menuju Nambrole, Kabupaten Buru Selatan. Saat sampai di Perairan Alang pada pukul 01.00 WIT, kapal tiba-tiba tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi.
Kecelakaan kapal juga terjadi di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Timur. Kecelakaan yang terjadi di Perairan Sesayap itu menimpa kapal berpenumpang 30 orang. "Dua orang masih dalam pencarian," kata Sutopo.