Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
source pic
Hai Useless People!!! Bagaimana harimu? Suram seperti kemarin? Tak apa, yakinlah esok akan lebih suram. Jadi, tetaplah bermuram durja~
Nampaknya mulai sekarang saya akan mengpakai useless people sebagai sapaan & pembuka setiap thread. Agar insan yg tak sengaja nyasar di thread saya merasa tersinggung & tak terima dengan sapaan tersebut. Lalu membuktikan bahwa dia bukan useless people dengan berbuat sesuatu yg bermanfaat bagi diri sendiri & orang lain. Uh, mulia sekali tujuan saya~
Pernahkah kalian membaca atau mendengar frasa Kalian semua itu spesial? Entah itu diucapkan oleh artis, influencer, guru, dosen, hingga motivator yg menciptakan kalian kembali bersemangat untuk hidup, setidaknya hingga 10 menit setelah keluar dari ruangan seminar motivasi. Sekilas frasa tersebut nampak membawa aura positif. Memberi energi bagi kita untuk kembali menjalani hidup yg absurd ini.
Tapi, benarkah kita semua spesial? Apa yg menciptakan kita spesial? Hmmm, mari kita bedah~
Dulu, dulu sekali, saya pernah termotivasi dengan frasa tersebut. Lalu semua itu berubah 180 derajat setelah saya menonton Stand Up Comedy dari Sammy Notaslimboy tentang martabak. Sammy tidak setuju dengan setiap penjual martabak yg sering menuliskan di tendanya martabak spesial. Entah yg dimaksud itu martabak manis atau martabak asin. Eh, tetapi martabak manis di daerah saya namanya terang bulan. Oke, mari kita skip dulu perdebatan tentang nama makanan ini.
Sammy Notaslimboy
Nah, yg jadi paradox. Jika semua martabak spesial, maka apa yg menjadikan martabak itu spesial? Iya dong. Padahal semua sama. Umum. General. Rata.
Mau analogi yg lebih mudah? Yang relate dengan kalian? Gini, pasti kalian pernah jatuh sayang dong, pernah PDKT dong, pernah tiap malam chat doi dong. Nah, coba liat interval waktu doi balas chat kalian. Jika setelah ditelaah dengan menguras air mata, kalian dapati ternyata doi lebih sering lama balesnya. Itu pertanda kalau kalian nggak spesial di mata doi. Jangan, jangan positif thinking doi sibuk. Dari banyak yg chat/mendekati doi, sudah jelas bukan kalian yg menciptakan doi tertarik & jadi spesial~
Mari kita bongkar, apa sebenarnya arti spesial itu. Secara sederhana spesial itu beda dari yg lain, jumlahnya terbatas, tetapi banyak yg mengharapkannya. Contohnya emas. Emas itu spesial, karena jumlahnya lebih sedikit, & lebih indah dibandingkan dengan logam yg lain.
Harga madu hutan lebih tinggi dibanding madu peternak, karena untuk mendapatkannya perlu perjuangan masuk hutan, naik pohon yg tinggi, minim alat pelindung. Selain itu madu hutan juga lebih alami, & lagi-lagi jumlahnya lebih sedikit dari madu peternak. Itu yg menciptakannya spesial, punya nilai lebih.
Sebenarnya ini tidak jauh dari prinsip ekonomi supply and demand. Jika demandnya banyak tetapi supplynya sedikit, barang tersebut jadi mahal, jadi spesial. Dan sebaliknya.
Sekarang, apa yg menjadikan kalian bernilai tinggi & spesial?
Kita ini manusia, bukan barang. Jadi jangan dibandingkan. Sebuah pledoi yg bagus, pasti lanjutannya Kita diciptakan Tuhan dengan talenta yg berbeda-beda. Oke, saya percaya kalau Tuhan memberikan kita talenta yg berbeda. Tapi kalau kita tidak mengasah talenta itu, apakah kita masih spesial?
Saya lebih setuju dengan frasa kita dapat jadi spesial. Karena talenta saja tidak cukup untuk menjadikan kita spesial. Perlu kerja keras juga. Frasa kita semua spesial menjadikan kita malas berusaha, malas menempa diri, karena merasa diri sudah spesial, sudah hebat, patut dihargai & dihormati.
Jadi, mulai sekarang tinggalkan ucapan surgawi dari influencer & motivator kebanggaan kalian itu. Karena itu cuma memberikan kebahagiaan semu. Lebih baik menerima kalau kalian tidak spesial, tak apa kalau kalian harap hidup biasa-biasa saja. Namun kalau kalian harap jadi spesial, kalian harus do something. Jangan merasa diri kalian spesial kalau realitanya tiap hari kalian cuma rebahan + stalking IG mantan aja.
Hidup memang tak dapat dilepaskan dari banding membandingkan. Jika kalian harap tau seberapa jauh sudah berkembang, selain dengan membandingkannya dengan diri sendiri di masa lalu, kalian juga harus membandingkan diri dengan orang lain. Sesekali membandinglan diri itu wajar, tetapi kalau tiap hari membandingkan diri dengan orang lain itu yg perlu dihentikan. Loh, kok malah saya yg berlagak jadi motivator??? Dah lah. Ingat sekali lagi.
KALIAN NGGAK SPESIAL!!! CAMKAN ITU!!!
KEEP READ AND SOUND
Baca Juga Thread Lainnya
SUKA DUKA JUALAN PULSA DI SEKOLAH HT
Move On Dulu Atau Mencari Pengganti Dulu?HT
Yang Semakin Berubah Dari Kampung Halaman
Didi Kempot - Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya HT
Sebuah Pelajaran Dari Dua Centang Biru
Gopay vs OVO : Siapa Yang Akan Menang?
Keabsurdan Pendidikan Indonesia
Menjadi Pesayang Alam Sejati HT
Karena Perasaan Memang Jualan Paling Laris
Jalanan - Tempat Termudah Untuk Bersyukur & Mengeluh
Iman Yang Kalkulatif
Koar-koar Menolak Valentine & Pacaran. Buat Apa?
5 Lagu Ini Akan Membuat Kalian Mulai Melirik BTS
Memilih atau Dipilih?
Mencoba Menonton Theater JKT48 Untuk Pertama KaliHT
Kata Siapa Cowok Gak Pernah Nangis Saat Patah Hati?
Didi Kempot - (Terus) Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya
Pendidikan di Tengah Pandemi: Ketika Bsnis Membutakan Nurani
Hari ini 20:05