Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.357
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Kalau sampai Manchester United dibeli Qatar.
Foto udara memperlihatkan Stadion Old Trafford, kandang regu sepak bola Manchester United, di Manchester, Inggris utara, pada 23 November 2022. (AFP/OLI SCARFF)
Jakarta (ANTARA) - Kabar menghebohkan bertiup dari Liga Inggris bahwa penguasa Qatar tertarik membeli salah satu klub terkaya di dunia, Manchester United, yg memang tengah dalam proses dijual oleh pemiliknya, keluarga Glazer.
Menurut The Guardian, pemimpin Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, bakal segera mengajukan tawaran senilai 4,5 miliar pound (Rp82,2 triliun) untuk membeli klub yg sudah 20 kali menjuarai Liga Utama Inggris itu.
Harga ini masih di bawah angka 6 miliar pound (Rp109,66 triliun) seperti sudah dipasang keluarga Glazer.
Namun demikian, angka itu tetap lebih akbar dibandingkan dengan harga yg diajukan orang terkaya di Inggris, Sir Jim Ratcliffe.
Ratcliffe sejauh ini jadi satu-satunya pihak yg sudah resmi menawar MU dengan mengajukan harga penawaran 4,25 miliar pound (Rp77,6 triliun).
Sheikh Tamim kemungkinan mengakuisisi Setan Merah lewat lengan investasi Qatar bernama Qatar Sports Investment (QSI) yg sejak 2011 juga memiliki Paris Saint Germain di Liga Prancis.
Baca juga: Keluarga Glazers siap jual MU, pasang harga Rp64,2 triliun
Jika Sheikh Tamim benar membeli United, maka dia terlebih dahulu harus membujuk badan sepak bola Eropa (UEFA) supaya mengubah ketentuan berkaitan dengan Liga Champions.
Selama ini UEFA melarang dua atau lebih klub yg dimiliki investor yg sama, berjumpa dalam lomba elite Eropa itu.
Ganjalan lain datang dari badan hak asasi manusia Amnesty International yg mewanti-wanti Liga Premier supaya menguatkan lagi aturan kepemilikan klub sepakbolanya.
Amnesty International turut menyoroti catatan hak asasi manusia Qatar dalam soal hak pekerja migran, LGBT, & kaum perempuan, seperti terjadi selama Piala Dunia 2022 lalu.
Situasi Qatar itu mirip dengan faktor yg menciptakan Arab Saudi gagal membeli klub yg sama beberapa tahun lalu.
Waktu itu, para pegiat HAM mengingatkan Liga Inggris mengenai peran Pangeran Mohammed bin Salman dalam pembunuhan wartawan Jamal Kashoggi pada 2018.
Saudi akhirnya membeli Newcastle United secara tak langsung lewat konsorsium beranggotakan Saudi Public Investment Fund (PIF), PCP Capital Partners, & Reuben Brothers, pada 2021.
Baca juga: Keluarga Glazer pernah tawarkan MU kepada Arab Saudi
Selanjutnya: Akhiri paceklik gelar
Berita diatas dikutip dari internet, jika Kalau sampai Manchester United dibeli Qatar adalah spam, mohon beritahu kami.
Foto udara memperlihatkan Stadion Old Trafford, kandang regu sepak bola Manchester United, di Manchester, Inggris utara, pada 23 November 2022. (AFP/OLI SCARFF)
Jakarta (ANTARA) - Kabar menghebohkan bertiup dari Liga Inggris bahwa penguasa Qatar tertarik membeli salah satu klub terkaya di dunia, Manchester United, yg memang tengah dalam proses dijual oleh pemiliknya, keluarga Glazer.
Menurut The Guardian, pemimpin Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, bakal segera mengajukan tawaran senilai 4,5 miliar pound (Rp82,2 triliun) untuk membeli klub yg sudah 20 kali menjuarai Liga Utama Inggris itu.
Harga ini masih di bawah angka 6 miliar pound (Rp109,66 triliun) seperti sudah dipasang keluarga Glazer.
Namun demikian, angka itu tetap lebih akbar dibandingkan dengan harga yg diajukan orang terkaya di Inggris, Sir Jim Ratcliffe.
Ratcliffe sejauh ini jadi satu-satunya pihak yg sudah resmi menawar MU dengan mengajukan harga penawaran 4,25 miliar pound (Rp77,6 triliun).
Sheikh Tamim kemungkinan mengakuisisi Setan Merah lewat lengan investasi Qatar bernama Qatar Sports Investment (QSI) yg sejak 2011 juga memiliki Paris Saint Germain di Liga Prancis.
Baca juga: Keluarga Glazers siap jual MU, pasang harga Rp64,2 triliun
Jika Sheikh Tamim benar membeli United, maka dia terlebih dahulu harus membujuk badan sepak bola Eropa (UEFA) supaya mengubah ketentuan berkaitan dengan Liga Champions.
Selama ini UEFA melarang dua atau lebih klub yg dimiliki investor yg sama, berjumpa dalam lomba elite Eropa itu.
Ganjalan lain datang dari badan hak asasi manusia Amnesty International yg mewanti-wanti Liga Premier supaya menguatkan lagi aturan kepemilikan klub sepakbolanya.
Amnesty International turut menyoroti catatan hak asasi manusia Qatar dalam soal hak pekerja migran, LGBT, & kaum perempuan, seperti terjadi selama Piala Dunia 2022 lalu.
Situasi Qatar itu mirip dengan faktor yg menciptakan Arab Saudi gagal membeli klub yg sama beberapa tahun lalu.
Waktu itu, para pegiat HAM mengingatkan Liga Inggris mengenai peran Pangeran Mohammed bin Salman dalam pembunuhan wartawan Jamal Kashoggi pada 2018.
Saudi akhirnya membeli Newcastle United secara tak langsung lewat konsorsium beranggotakan Saudi Public Investment Fund (PIF), PCP Capital Partners, & Reuben Brothers, pada 2021.
Baca juga: Keluarga Glazer pernah tawarkan MU kepada Arab Saudi
Selanjutnya: Akhiri paceklik gelar
- 1
- 2
- 3
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Kalau sampai Manchester United dibeli Qatar adalah spam, mohon beritahu kami.