yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Dua orang bocah tewas mengenaskan setelah tertabrak bus pariwisata yang melintas di depan rumah mereka, di Desa Prandon, Kecematan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Warga langsung berlarian mendatangi Fajar (13), berada di kolong bus tak bernyawa, dan Bagus Yuliyanto (12) yang mengalami luka serius di tubuhnya. Sementara orangtua keduanya, histeris mendapati anak mereka menjadi korban kecelakaan.
Peristiwa nahas itu bermula ketika dua siswa kelas VI sekolah dasar tersebut berboncengan dengan sepeda hendak menyeberang jalan memasuki perkarangan rumah mereka. Namun dari arah belakang, melaju sebuah mobil Panther yang hampir menabrak keduanya hingga oleng keluar jalan dan terperosok ke parit.
Ironisnya, di belakang minibus itu, melaju bus pariwisata dan langsung menggilas dua bocah tersebut hingga berhenti di atas trotoar kanan jalan. Bus pariwisata yang dikemudikan Agung, warga Subang, Jawa Barat, itu membawa para peziarah makam dengan melaju beriringan dari arah Surabaya menuju Kabupaten Subang.
“Minibus dan bus itu melaju kencang, sehingga tak bisa menghindari mereka (Fajar dan Bagus) yang saat itu mendadak menyebrang,” ujar Budiono, warga yang menyaksikan kejadian itu di lokasi, (7/9/2012).
Meski sempat kritis, nyawa Bagus tidak terselamatkan begitu setibanya di Rumah Sakit Widodo. Bagus mengalami pendarahan di kepala serta tangannya patah. Kini dua pengedara minibus dan bus tersebut diperiksa di Unit Lakalantas Polres Ngawi untuk dimintai keterangan.
ilustrasi
Warga langsung berlarian mendatangi Fajar (13), berada di kolong bus tak bernyawa, dan Bagus Yuliyanto (12) yang mengalami luka serius di tubuhnya. Sementara orangtua keduanya, histeris mendapati anak mereka menjadi korban kecelakaan.
Peristiwa nahas itu bermula ketika dua siswa kelas VI sekolah dasar tersebut berboncengan dengan sepeda hendak menyeberang jalan memasuki perkarangan rumah mereka. Namun dari arah belakang, melaju sebuah mobil Panther yang hampir menabrak keduanya hingga oleng keluar jalan dan terperosok ke parit.
Ironisnya, di belakang minibus itu, melaju bus pariwisata dan langsung menggilas dua bocah tersebut hingga berhenti di atas trotoar kanan jalan. Bus pariwisata yang dikemudikan Agung, warga Subang, Jawa Barat, itu membawa para peziarah makam dengan melaju beriringan dari arah Surabaya menuju Kabupaten Subang.
“Minibus dan bus itu melaju kencang, sehingga tak bisa menghindari mereka (Fajar dan Bagus) yang saat itu mendadak menyebrang,” ujar Budiono, warga yang menyaksikan kejadian itu di lokasi, (7/9/2012).
Meski sempat kritis, nyawa Bagus tidak terselamatkan begitu setibanya di Rumah Sakit Widodo. Bagus mengalami pendarahan di kepala serta tangannya patah. Kini dua pengedara minibus dan bus tersebut diperiksa di Unit Lakalantas Polres Ngawi untuk dimintai keterangan.