• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kaitan Segelas Wine dan Kanker Payudara

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Minuman beralkohol kurangi risiko stroke tapi di sisi lain juga meningkatkan risiko kanker
Beberapa penelitian menyebutkan asupan segelas minuman beralkohol seperti wine setiap hari mampu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung pada wanita. Namun, studi terbaru menunjukkan mengasup segelas wine atau minuman beralkohol setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker payudara sebesar lima persen.

Studi menekankan risiko itu akan berlipat menjadi 50 persen pada wanita yang minum minuman beralkohol dalam jumlah banyak, setara tiga gelas atau lebih setiap hari.

Penelitian yang diterbitkan pada jurnal Alcohol and Alcoholism edisi Maret itu menganalisis 113 studi terdahulu tentang kanker payudara dan perilaku minum alkohol wanita di Jerman, Perancis dan Italia. Minuman masuk kategori beralkohol bila mengandung 10-12 gram etanol, sekitar segelas wine atau satu pint bir.

Dikutip dari HealthDay, ilmuwan menemukan bahwa minum alkohol setiap hari menyebabkan lima persen kanker payudara di Eropa Utara dan Amerika Utara. Jumlahnya mencapai 10 persen di negara-negara dengan masyarakat yang wanitanya memiliki kebiasaan minum alkohol seperti Italia dan Perancis.

Menurut organisasi nirlaba BreastCancer.org, satu dari delapan wanita akan menderita kanker payudara invasif. Risiko terkena payudara dua kali lipat jika memiliki kerabat utama seperti ibu, saudara dan anak perempuan yang didiagnosis memiliki kanker payudara.

Namun, sekitar 85 persen penderita kanker payudara tidak memiliki riwayat kanker ini dalam keluarganya. Hal ini disebabkan mutasi genetik sebagai akibat proses penuaan, dan tidak harus diturunkan secara genetis.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.