• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kabut Asap Pekat, Letusan Gunung Marapi Sulit Dipantau

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
VsqN6.jpg
Gunung Marapi di Sumatera Barat meletus Rabu sore kemarin, 26 Februari 2014, selama 38 detik. Gunung di antara Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam ini berstatus waspada sejak Agustus 2011. Sebelum meletus, sesungguhnya aktivitas vulkanik Marapi cenderung turun.

Letusan Marapi disertai gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 30 milimeter. Petugas pemantau Gunung Marapi, Parmo, menyatakan letusan Marapi kali ini tidak bisa dipantau secara visual.

“Letusan maupun embusan dari gunung ini sulit dipantau karena kabut asap pekat yang menyelimuti Marapi sejak beberapa bulan lalu,” ujarnya, Kamis 27 Februari 2014. Kabut asap berasal dari kebakaran hutan yang melanda Sumatera.

Letusan Marapi kemarin menyebabkan hujan abu di sejumlah wilayah di kaki Gunung Marapi, misalnya Kecamatan Sepuluh Koto, Kecamatan Batipuah, dan Kecamatan Tanah Datar. Beberapa rumah dan kendaraan milik warga tertutup abu vulkanik tipis.

Meski demikian, letusan Marapi ini tak berpengaruh pada kegiatan sehari-hari warga. Masyarakat setempat tetap beraktivitas seperti biasa, namun diminta tidak mendekat pada radius 3 kilometer dari puncak Marapi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.