facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Letusan Marapi disertai gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 30 milimeter. Petugas pemantau Gunung Marapi, Parmo, menyatakan letusan Marapi kali ini tidak bisa dipantau secara visual.
“Letusan maupun embusan dari gunung ini sulit dipantau karena kabut asap pekat yang menyelimuti Marapi sejak beberapa bulan lalu,” ujarnya, Kamis 27 Februari 2014. Kabut asap berasal dari kebakaran hutan yang melanda Sumatera.
Letusan Marapi kemarin menyebabkan hujan abu di sejumlah wilayah di kaki Gunung Marapi, misalnya Kecamatan Sepuluh Koto, Kecamatan Batipuah, dan Kecamatan Tanah Datar. Beberapa rumah dan kendaraan milik warga tertutup abu vulkanik tipis.
Meski demikian, letusan Marapi ini tak berpengaruh pada kegiatan sehari-hari warga. Masyarakat setempat tetap beraktivitas seperti biasa, namun diminta tidak mendekat pada radius 3 kilometer dari puncak Marapi.