• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Justru Mengharamkan Golput Hukumnya Haram

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Nemesis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Nemesis

IndoForum Activist E
No. Urut
55724
Sejak
26 Okt 2008
Pesan
9.732
Nilai reaksi
503
Poin
113
sofjan.jpg


Fatwa MUI mengharamkan golput adalah sebuah blunder ijtihad dalam sejarah perfatwaan MUI. Justru mengharamkan golput itu hukumnya haram. Mereka harus bertobat.

Hal itu disampaikan Dr Sofjan S. Siregar kepada detikcom dalam kontak telepon hari ini, Senin (26/1/2009), menanggapi keluarnya fatwa MUI tentang pemilu 2009.

"Sampai detik ini saya gagal menemukan referensi dan rujukan serta dasar istinbath para ulama yang membahas masalah itu," ujar Sofjan, doktor syari'ah lulusan Khartoum University, direktur ICCN, Ketua ICMI Orwil Eropa dan dosen Universitas Islam Eropa di Rotterdam.

Apalagi, tambah Sofjan, hukum positif negara yang menjadi rule of game pemilu 2009 jelas-jelas mengatur bahwa memilih itu hak, bukan kewajiban. Bagaimana MUI sampai menyimpulkan bahwa tidak memilih hukumnya haram?

"Oleh sebab itu saya serukan kepada pematwa dan peserta rapat MUI yang terlibat dalam manipulasi politik fatwa golput untuk bertaubat dan minta maaf kepada umat Islam Indonesia, karena terlanjur membodohi umat," tandas Sofjan.

Dikatakan bahwa jika para kiai dan pakar MUI punya dalil syar'i tentang itu, maka cukup menarik untuk didiskusikan secara terbuka.

"Agar cara dan gaya pembodohan rakyat tidak berkelanjutan di tanah air tercinta," demikian Sofjan.


Sumber : detik.com
 
setuju nih gw
memilih itu hak bukan kewajiban
jadi klo gak milih gak dosa donk
 
phew....
jelas rakyat takut salah karena capres juga gak jelas gitu....
kampanye bagai raja, kalah pemilu menghilang bagai hantu
 
Inilah Bukti nyata .....rakyat sudah tidak percaya sama calon pemimpin bangsa...sampai-sampai MUI mengeluarkan FATWA beginian !!!
Sampai agama pun dijadikan KOMODITI utama......
 
selama masih ada calon yang memiliki visi dan misi yang jelas,rakyat wajib memilih!"

sekarang kalo kita golput semua,negara siapa yang mimpin?

kalo bukan rakyat yang bergerak,negara mau di bawa kemana????
 
Jelas2 gw bilang kalo gw Golput, gw setuju sama tuh sofjan...
 
tu titipan dr capres,
gua aja mau tu debat yg ngomong golput haram, ketua MUInya ja mana?
cz haram cm 5 tahun sekali?
sapa takut, golput te2p golput, golput adalah hak

cz golput tu kn bkn kita gk milih tp kita memilih untuk tidak memilih, krn tidak ada yg dipilih. :D
 
sofjan.jpg


Fatwa MUI mengharamkan golput adalah sebuah blunder ijtihad dalam sejarah perfatwaan MUI. Justru mengharamkan golput itu hukumnya haram. Mereka harus bertobat.

Hal itu disampaikan Dr Sofjan S. Siregar kepada detikcom dalam kontak telepon hari ini, Senin (26/1/2009), menanggapi keluarnya fatwa MUI tentang pemilu 2009.

"Sampai detik ini saya gagal menemukan referensi dan rujukan serta dasar istinbath para ulama yang membahas masalah itu," ujar Sofjan, doktor syari'ah lulusan Khartoum University, direktur ICCN, Ketua ICMI Orwil Eropa dan dosen Universitas Islam Eropa di Rotterdam.

Apalagi, tambah Sofjan, hukum positif negara yang menjadi rule of game pemilu 2009 jelas-jelas mengatur bahwa memilih itu hak, bukan kewajiban. Bagaimana MUI sampai menyimpulkan bahwa tidak memilih hukumnya haram?

"Oleh sebab itu saya serukan kepada pematwa dan peserta rapat MUI yang terlibat dalam manipulasi politik fatwa golput untuk bertaubat dan minta maaf kepada umat Islam Indonesia, karena terlanjur membodohi umat," tandas Sofjan.

Dikatakan bahwa jika para kiai dan pakar MUI punya dalil syar'i tentang itu, maka cukup menarik untuk didiskusikan secara terbuka.

"Agar cara dan gaya pembodohan rakyat tidak berkelanjutan di tanah air tercinta," demikian Sofjan.


Sumber : detik.com

that's the point man.. everything must be think first!!!
 
aneh ya, semakin banyak aje nih yg di haram in.

korupsi kaga di haram in ya?
kalau gitu mending korupsi dong dari pada golput.
 
setuju gan, GOLPUT tdk haram, yg HARAM yg KORUP.
tapi.....................
meskipun tidak cocok ama calon pemimpin, kalau bisa lebih baik memilih dari pada tdk memilih.
ya... diihlaskan aja pilih salah satu yg MENDINGAN diantara calon-calon yg lain.

sumpama :
MENDINGAN dipimpin si A daripada dipimpin si B, krn si B kabar korupsinya lebih banyak...., apalagi si C lebih parahudin.....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.