yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
"Kenapa di Surabaya enggak ada pengamen? Karena kami membina 79 grup pengamen. Kita suruh main di taman dan sentra PKL dan saya bayar. Mereka boleh taruh kaleng, tapi mereka enggak boleh minta," kata Risma di Gedung Pengayoman, Kemenkum HAM, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2013).
Sedangkan untuk para pengemis, kader PDI Perjuangan itu mengaku memberikan pelatihan kerja pada mereka.
"Kalau mereka mau usaha makanan, kita sediakan pelatihan. Sampai alat masaknya kalau tidak bisa beli juga kita kasih. Begitu juga kalau mau belajar menjahit, kita belikan mesin jahitnya," terang Risma.
Tak hanya itu, dalam menjaga kesehatan para pengemis dan gelandangan di Surabaya, Risma mengaku, telah menyediakan sejumlah mantri.
"Kita sediakan mantri. Selama mereka hamil sampai anaknya balita, kita kasih makanan gratis, supaya tidak kena gizi buruk," bebernya.
Para mantri itu, sambungnya, merupakan mahasiswa-mahasiswa yang diberdayakan untuk dapat mengontrol kesehatan para pengemis.