Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Julius Caesar
Julius Caesar boleh jadi adalah salah satu penguasa dengan wilayah taklukkan yg sangat luas, & jadi tokoh akbar legendaris dalam sejarah dunia. Namun, sang jenderal Romawi ini tak lepas dari kontroversi sepanjang hidupnya.
Lahir pada 13 Juli 100SM dengan nama asli Gayus, Julius Caesar jadi buah bibir, bahkan di kalangan prajuritnya sendiri. Meski memiliki istri cantik & nikah berkali-kali dengan berbagai wanita, Caesar dirumorkan memiliki penyimpangan seksual. Ia diduga menyukai sesama jenis.
Pada saat penaklukkan Galia, yg saat ini disebut Prancis, para prajurit terang-terangan menyanyikan sebuah lirik, Caesar menundukkan Galia, tetapi Nicomedes menundukkan Caesar.
Nicomedes IV adalah raja Bithynia yg berkuasa hingga 74SM. Ia digosipkan sebagai teman seranjang Julius Caesar semasa mudanya.
Dari antero Bithynia hingga Romawi, keduanya diketahui begitu intim dalam kehidupan sehari-hari. Julius Caesar boleh jadi seorang pemimpin bagi Roma, namun ia diejek sebagai Ratu Caesar oleh musuh-musuh politiknya, karena hubungan gelap terlarang dengan Nicomedes.
Ketika kekuasaan Caesar semakin kuat, gosip-gosip tak sedap ini tidak pernah surut. Caesar sering menyangkal seumur hidupnya, bahwa ia sama sekali tak mengerjakan hubungan sesama tipe dengan Nicomedes. Bahkan, ia menyatakan penyangkalan di bawah sumpah suci, berdasarkan kisah dari sejarawan masa lampau, Cassius Dio.
Bukan cuma dengan Nicomedes IV, Julius Caesar namanya pernah dicatut dalam sebuah puisi gubahan penyair Romawi ternama, Gaius Valerius Catullus. Puisi itu berisikan kisah sayang Caesar dengan seorang insinyur bernama Mamurra.
Caesar terus dihantui isu tak sedap ini. Bahkan, sebelum ia dibunuh, salah satu jenderal kepercayaannya yakni Markus Antonius atau Mark Anthony menuduhnya mengadopsi seorang anak, yakni Oktavianus, sebagai pelampiasan kebutuhan seksualitas sesama jenis.
Oktavianus Augustus kemudian jadi Kaisar Romawi perdana yg berhasil menyatukan negaranya setelah perang saudara yg panjang.
Sementara Julius Caesar mati mengenaskan dibunuh oleh Marcus Junius Brutus & ditusuk oleh beberapa senator Romawi pada 14 Maret 44SM. Kematiannya memicu perang saudara & mengakhiri Republik Romawi, serta memulai peradaban baru dengan sistem kekaisaran.
Sumber Disini gan !!
Lahir pada 13 Juli 100SM dengan nama asli Gayus, Julius Caesar jadi buah bibir, bahkan di kalangan prajuritnya sendiri. Meski memiliki istri cantik & nikah berkali-kali dengan berbagai wanita, Caesar dirumorkan memiliki penyimpangan seksual. Ia diduga menyukai sesama jenis.
Pada saat penaklukkan Galia, yg saat ini disebut Prancis, para prajurit terang-terangan menyanyikan sebuah lirik, Caesar menundukkan Galia, tetapi Nicomedes menundukkan Caesar.
Nicomedes IV adalah raja Bithynia yg berkuasa hingga 74SM. Ia digosipkan sebagai teman seranjang Julius Caesar semasa mudanya.
Dari antero Bithynia hingga Romawi, keduanya diketahui begitu intim dalam kehidupan sehari-hari. Julius Caesar boleh jadi seorang pemimpin bagi Roma, namun ia diejek sebagai Ratu Caesar oleh musuh-musuh politiknya, karena hubungan gelap terlarang dengan Nicomedes.
Ketika kekuasaan Caesar semakin kuat, gosip-gosip tak sedap ini tidak pernah surut. Caesar sering menyangkal seumur hidupnya, bahwa ia sama sekali tak mengerjakan hubungan sesama tipe dengan Nicomedes. Bahkan, ia menyatakan penyangkalan di bawah sumpah suci, berdasarkan kisah dari sejarawan masa lampau, Cassius Dio.
Bukan cuma dengan Nicomedes IV, Julius Caesar namanya pernah dicatut dalam sebuah puisi gubahan penyair Romawi ternama, Gaius Valerius Catullus. Puisi itu berisikan kisah sayang Caesar dengan seorang insinyur bernama Mamurra.
Caesar terus dihantui isu tak sedap ini. Bahkan, sebelum ia dibunuh, salah satu jenderal kepercayaannya yakni Markus Antonius atau Mark Anthony menuduhnya mengadopsi seorang anak, yakni Oktavianus, sebagai pelampiasan kebutuhan seksualitas sesama jenis.
Oktavianus Augustus kemudian jadi Kaisar Romawi perdana yg berhasil menyatukan negaranya setelah perang saudara yg panjang.
Sementara Julius Caesar mati mengenaskan dibunuh oleh Marcus Junius Brutus & ditusuk oleh beberapa senator Romawi pada 14 Maret 44SM. Kematiannya memicu perang saudara & mengakhiri Republik Romawi, serta memulai peradaban baru dengan sistem kekaisaran.
Sumber Disini gan !!
Hari ini 14:47