• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Juara Olimpiade Mendapat Hadiah CUMAN 17 Ribu Rupiah Aja ?

Vans eiger

IndoForum Senior C
No. Urut
69130
Sejak
22 Apr 2009
Pesan
5.332
Nilai reaksi
212
Poin
63
KEMBANGAN – Uang receh Rp 17 ribu, hadiah bagi peraih juara II Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat DKI Jakarta, akhirnya dilaminating untuk mengingat kenangan pahit.“Uang ini kagak dijajanin, diawetin saja, biar dipajang di klub badminton anak saya,” ujar Amali Anwar, ayah dari Achmad Rifaldi dan Mohammad Rifki, kemarin.

Uang yang terdiri dari dua lembar pecahan Rp 5.000 dan tujuh lembar seribuan perak itu dijajar berderetan lalu dipres laminating pakai plastik tebal. “Uang ini akan kami pasang di papan pengumuman Zion Sport Hall di Kavling Polri, Jelambar, yang menjadi tempat latihan klub badminton Sinar Muria. Mudah-mudah tidak ada yang melarang,” ujar Amali loper koran itu.

Meski sempat menangis saat mengetahui uang hadiah dari panitia cuma sebesar Rp 17 ribu, namun tampaknya membawa hikmah bagi sang juara Rifaldi dan kakaknya Rifky yang mendapat simpatik dari banyak pihak. Ada beberapa pejabat di lingkungan Walikota Jakbar tersentuh hati memberikan hadiah buat dua kakak-beradik yang sama-sama meraih juara II badminton O2SN DKI Jakarta.

Selain mendapat raket buat Rifaldi yang duduk di bangku kelas V SDN 01 Duripulo dan dua beasiswa bagi Rifky pelajar kelas I SMAN 23, sejumlah pejabat memberi uang secara pribadi. “Jangan putus semangat. Rifaldi harus terus berlatih agar jadi pemain profesional,” ujar Sekko Fatahillah sambil menyelipkan uang Rp 250 ribu ke kantong Rifaldi di kantor walikota Jalan Raya Kembangan.

Sebelumnya Rifaldi juga mendapat uang simpati dari sejumlah lurah sehingga pada malam itu juga ia diantar ayahnya membeli sepatu, kaos, dan celana olahraga. Amali berharap semoga ada pihak yang peduli membina kedua anaknya menjadi atlit profesional.

“Mereka sangat rajin berlatih, minimal empat kali seminggu dengan fasilitas seadanya. Apalagi kalau ada pembinaan yang memadai sejak dini, bukan tidak mungkin mereka kelak bisa sehebat legenda badminton Icuk Sugiarto,” pungkas Amali yang tinggal di rumah petak kontrakan di RT 11 RW 09 Kelurahan Duripulo

sumber : poskota
 
@^
dapet info dari mana/?
--a --a --a
kasihan.... /sob /sob /sob /sob

PERTAMAX COMUNITY
 
Kesian bener, udah capek-capek berjuang hadiahnya cuma 17rbu doang /wah/wah
 
17 ribu

makan di fastfood juga kurang =))
 
buhset....itu panitia pelit banget kasi hadiah.../swt
 
dripada di laminating mending buat gw =))=))=))
 
oh parah nggak menghargain orang nih
oh teganya...

salut untuk mereka masih tetap semangat....
semangat semangat :)
 
gak ap2 masih ada lain kali kan, lagi pula angka 17 tuh bagus ko...
tu indo merdeka tanggal 17...
he..ehee..e....
 
parah dah
transportasinya lebih mahal kali ya?
 
17 ribu cuman untuk masuk wc 17 kali. gila nie pemerintah kita. nga menghargai banget >.<
 
pantes olahragawan hebat indo kalo udah pensiun gak mau nglatih di sini...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.