Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) harus digunakan untuk pemerataan pembangunan. Hal itu disampaikan Jonan di depan para pengusaha Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).
"APBN itu untuk pemerataan pembangunan," ucap Jonan saat rapat bersama KADIN di Jakarta, Jumat (14/11/2014).
Perkataan yang dilontarkan Jonan itu menindaklanjuti pembahasan mengenai peranan swasta dalam membangun infrastruktur perhubungan nasional. Saat ini, pemerintah mempersilakan pihak swasta berkontribusi membangun pelabuhan, airport dan infrastruktur perhubungan lain dengan biaya sendiri.
Sementara itu, anggaran APBN harus disalurkan bagi pembangunan infrastruktur diwilayah-wilayah tertinggal.
Sebelumnya, Jonan menolak tegas penggunaan danang APBN untuk pembangunan kereta api super cepat Jakarta-Surabaya. Pasalnya kata dia, pembangunan kereta api diluar pulau Jawa lebih penting ketimbang pembangun di Jawa.