• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Jokowi Siap Damaikan Keluarga Keraton Surakarta

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Enyr1.jpg
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku siap apabila diminta untuk mendamaikan problem internal Keraton Surakarta yang kini sedang berkonflik. Tapi kata Jokowi, begitu sapaannya, tergantung siapa yang menyuruh untuk merukunkan

"Siapa dulu yang minta, misal siapa itu. Saya sudah di Jakarta, disuruh wara-wiri ke Solo, yah senang saja, disuruh pulang," kata Jokowi, Selasa 27 Agustus 2013

Jokowi menyayangkan konflik itu terjadi lagi di dalam Keraton Surakarta. Pada saat menjabat Wali Kota Solo, Jokowi mengaku sudah pernah diminta untuk mendamaikan konflik yang terjadi di dalam Keraton Surakarta.

Diakuinya sangat sulit memediasi konflik keluarga Keraton Surakarta. Menurut Jokowi, sebenarnya pihak-pihak di atasnya sudah ingin rukun. Tetapi keluarga yang masih muda-muda belum ingin rukun.

"Ketemu yang tua dan muda minta bersatu, tapi ternyata tidak mau. Harusnya kalau yang di atas sudah rukun, di bawahnya rukun juga," tutur Jokowi.

"Saya dulu sudah mediasi. Antara Sinuhun Tejo dan Sinuhun Behi sudah rukun, tetapi ternyata dalam keluarga besarnya kan belum. Kalau sudah ada niat rukun, ya gampang rukun. Kalau mau ketemu yah bisa bersatu," tuturnya.

Konflik yang terjadi pada hari Senin kemarin bermula dari dibubarkannya acara halal bihalal oleh Lembaga Dewan Adat Keraton. Padahal acara yang diinisiasi oleh Paku Buwono XIII Hangabehi bertujuan untuk mengumpulkan para adik-adiknya supaya bisa bersatu rukun kembali.

Selain itu, acara halal bihalal juga diisi dengan acara penobatan KGPH PA Tedjowulan sebagai Maha Patih. Rupanya rencana itu ditolak keras oleh Lembawa Dewan Adat, sehingga acara tersebut pun dibubarkan secara paksa.

Keributan pun terjadi. Bahkan hingga malam. Sekitar pukul 19.45 WIB, warga Baluwarti mendobrak pintu Sasono Putro. Pintu gerbang dijebol dengan menabrakkan sebuah mobil Toyota Hardtop warna putih. Setelah gerbang jebol, warga merangsek masuk. Sekitar 300 warga masuk ke dalam keraton yang diduduki massa Lembaga Adat.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.