• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Jokowi Pernah Mengelabui Vooridjernya Sendiri

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
wqSeQ.jpg
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, selalu memiliki pengalaman menarik ketika blusukan di seantero wilayah ibu kota.
Kali ini, ketika didaulat menjadi pembicara dalam Diskusi Kepemimpinan Sespim Polri di Gedung Biro Ops Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/7/2013), Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi ini menceritakan dirinya pernah mengelabui vooridjer-nya sendiri.
"Sebenarnya, kalau ada vooridjer itu mengganggu pengguna jalan lainnya. Makanya, saya lebih senang kalau tidak dikawal," ujar Joko Widodo.
Namun, apa daya, Jokowi megaku tak bisa menolak fasilitas mobil pengawalan tersebut karena terdapat peraturan perundang-undangan yang mengatur pejabat negara atau daerah diberi pengawalan saat berada di jalan raya.
"Tapi memang aturan itu harus menggunakan pengawalan. Apalagi di Jakarta dengan tingkat kemacetan yang ada. Tanpa Vorridjer, sampai tujuan bisa berjam-jam," ucap Jokowi.
Meski begitu, Jokowi memunyai banyak akal untuk lepas dari si pengawal yang merupakan anggota Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Saat itu, saya dari Jakarta Pusat ke Jakarta Barat. Lalu, saya baru tahu ketika melintasi daerah lain, maka pengawalnya diganti sesuai wilayah masing-masing," tuturnya.
Memasuki Jakarta Barat, mantan Walikota Solo ini merasa ada perbedaan pengawal ketika masih melintasi ruas jalan di Jakarta Pusat. Ketika memasuki Jakarta Barat, ia mengaku vooridjer berjalan zig-zag untuk membuka jalan.
"Saya heran, kok yang mengawal di sini jalannya seperti itu. Padahal, tadi di Jakarta Pusat tenang-tenang saja," ucap Jokowi.
Tidak suka melihat kelakuan si pengawal yang berjalan zigzag, Jokowi meminta kepada sang sopir untuk mengecoh si pengawal.
"Saya minta sopir saya untuk belok ke kiri tiba-tiba. Nah, pas belok ke kiri, si pengawal tidak mengetahui kalau saya belok. Paling dia masih jalan zigzag tapi tidak ada yang dikawal," tutur Jokowi disambut tawa peserta diskusi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.