• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Jokowi Ingin Bangun Kampung Berbasis Ekonomi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
I6yCV.jpg

Selain Kampung Deret, Jokowi ingin membangun kampung-kampung yang berbasis pengembangan ekonomi warga. Beberapa yang disebutkannya, antara lain, Kampung Herbal, Kampung Backpacker, dan Kampung Ikan.

"Kampung herbal itu di mana kampung itu menanam tanaman herbal," tutur Jokowi di Kantor DPP PDI-P Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2012).

Ia menjelaskan, kampung-kampung yang hendak dikembangkan sebenarnya sudah memiliki potensi tersendiri. Pemerintah Provinsi DKI hanya dalam posisi mengembangkan potensi agar dapat menjadi komoditas ekonomi.

"Kenapa di kampung itu dijadikan kampung herbal, karena memang itu sudah dimulai beberapa warga dan dibesarkan menjadi komoditas, jadi sebuah produk yang menambah pendapatan bagi penduduknya," papar Jokowi.

Potensi serupa dilihat Jokowi untuk mengembangkan kampung backpacker dan kampung ikan. Untuk kampung backpacker, misalnya, kawasan tersebut sudah lama menjadi lokasi penginapan pelancong-pelancong dengan barang bawaan terbatas.

Dengan pengembangan yang dibantu pemerintah, masyarakat setempat bisa kecipratan rezeki dari kehadiran para pelancong mancanegara ataupun domestik.

"Lalu kampung ikan, misalnya, di situ ada potensi perikanan. Aka tetapi, perlu diinjeksi, perlu diperbaiki manajemennya, apalagi kampungnya yang kumuh perlu ditata," ujar Jokowi.

Namun, proyeksi tersebut masih akan bergantung pada persetujuan DPRD DKI. Pasalnya, rencana pengembangan kampung itu akan mengandalkan danang APBD. Bila disetujui DPRD barulah perencanaan yang lebih rinci akan disusun Pemprov DKI.

"Yang paling penting disetujui dulu sama anggota Dewan. Kalau sudah baru kita bicara lebih detail lagi. Ini belum disetujui, tetapi saya ngomong banyak-banyak, nanti malah enggak disetujui," kata Jokowi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.