Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Nantinya setiap 20 hari sekali, stok sapi dari NTT akan diangkut menggunakan kapal ke Jakarta sebanyak 500 ekor sapi.
Kapal pengangkut ternak sapi dari Nusa Tenggara Timur berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Ini merupakan pengiriman gelombang pertama dari proyek peternakan yang dicangakan oleh pemerintahan Jokowi yang mengangkut 352 ekor sapi. "Masih ada enam kapal ternak lainnya yang sedang diproduksi", sebagaimana dikutip dari akun Facebook resmi Presiden Jokowi, Jumat (11/12).
Dikabarkan bahwa nantinya setiap 20 hari sekali, stok sapi dari NTT akan diangkut menggunakan kapal ke Jakarta sebanyak 500 ekor sapi. Demi memenuhi kebutuhan daging sapi di Jabodetabek. Dikatakan juga bahwa dengan sistem distribusi demikian, bisa menekan harga daging sapi per kilogramnya menjadi Rp 72.000-Rp 76.000. Tentunya di bawah harga rata-rata daging sapi di pasaran.
Jokowi terlihat sangat senang melihat langsung proses loading dari kapal ke truk-truk milik Bulog. "Biaya angkut sapi dengan kapal hanya 320.000 per ekor, lebih efisien dari biaya angkut selama ini yang mencapai Rp 1,5-1,8 Juta per ekor."
itu ngapain sapinya di liatin doang pak? kasih makan juga dong... hahaha... oyah itu sapi impor atau ekspor yah? kalo bisa sih semuanya jangan serba impor, kaya softlens atau produk2 lainnya...