yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
[table="width: 400, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
[/td]
[/tr]
[/table]
Nama Walikota Surabaya Tri Rismaharini terpental dari daftar 25 nominator walikota terbaik dunia 2012 yang digelar The City Mayors Foundation.
Sementara nama Walikota Solo Joko Widodo bertengger mewakili Asia. Politisi yang sekarang sedang bertarung memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta itu bersaing ketat dengan empat pemimpin kota dari negara lain di Asia. Pengumuman pemenang walikota terbaik dunia nantinya akan diumumkan pada Desember 2012.
Dalam website resmi lembaga yang sedang mencari pemimpin kota yang unggul dalam kualitas seperti kepemimpinan dan visi, kemampuan manajemen dan integritas, kesadaran sosial dan ekonomi, kemampuan untuk memberikan keamanan dan untuk melindungi lingkungan serta kemauan dan kemampuan untuk mendorong baik hubungan antara masyarakat itu menayangkan 18 nama nominator.
Tri Rismaharini belum bisa dikonfirmasi mengenai nama-nama nominator walikota terbaik versi The City Mayors Foundation, Selasa (3/7/2012).
Namun walikota yang diusung PDIP sebelumnya kepada media menyatakan tak pernah memimpikan penghargaan dari manapun. Ia mengaku tetap konsentrasi kepada tugasnya sehari-hari meskipun nantinya tak terpilih sebagai walikota terbaik dunia.
“Buat aku, paling penting prestasinya untuk masyarakat bukan untuk aku. Masyarakat puas nggak terhadap pelayananku. Itu yang aku khawatirkan di situ,” kata Tri Rismaharini kepada wartawan di ruang kerjanya di Balai Kota Surabaya, Senin (2/4).
The City Mayor Foundation merupakan organisasi nirlaba yang didirikan tahun 2003 untuk mempromosikan, mendorong dan memfasilitasi pemerintahan lokal yang terbuka dan kuat. Nah, sejak tahun 2004, organisasi ini meluncurkan penghargaan World Mayor Prize yang diadakan setiap dua tahun sekali.
Hal ini bertujuan memberikan penghargaan bagi para wali kota yang memimpin kota-kota di seluruh dunia. Mereka membagi wilayah dunia dalam enam wilayah, yaitu Asia, Australia, Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa dan Afrika.
The City Mayor Foundation memiliki 11 kode etik sebagai parameter menentukan Wali Kota, seperti berkinerja baik, jujur dan melayani warganya dengan kebahagiaan, keamanan dan kesejahteraan. Kemudian, tidak SARA dalam melayani penduduk, tidak korupsi dan menerima gratifikasi dan lain-lain.
[tr]
[td]
[/tr]
[/table]
Nama Walikota Surabaya Tri Rismaharini terpental dari daftar 25 nominator walikota terbaik dunia 2012 yang digelar The City Mayors Foundation.
Sementara nama Walikota Solo Joko Widodo bertengger mewakili Asia. Politisi yang sekarang sedang bertarung memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta itu bersaing ketat dengan empat pemimpin kota dari negara lain di Asia. Pengumuman pemenang walikota terbaik dunia nantinya akan diumumkan pada Desember 2012.
Dalam website resmi lembaga yang sedang mencari pemimpin kota yang unggul dalam kualitas seperti kepemimpinan dan visi, kemampuan manajemen dan integritas, kesadaran sosial dan ekonomi, kemampuan untuk memberikan keamanan dan untuk melindungi lingkungan serta kemauan dan kemampuan untuk mendorong baik hubungan antara masyarakat itu menayangkan 18 nama nominator.
Tri Rismaharini belum bisa dikonfirmasi mengenai nama-nama nominator walikota terbaik versi The City Mayors Foundation, Selasa (3/7/2012).
Namun walikota yang diusung PDIP sebelumnya kepada media menyatakan tak pernah memimpikan penghargaan dari manapun. Ia mengaku tetap konsentrasi kepada tugasnya sehari-hari meskipun nantinya tak terpilih sebagai walikota terbaik dunia.
“Buat aku, paling penting prestasinya untuk masyarakat bukan untuk aku. Masyarakat puas nggak terhadap pelayananku. Itu yang aku khawatirkan di situ,” kata Tri Rismaharini kepada wartawan di ruang kerjanya di Balai Kota Surabaya, Senin (2/4).
The City Mayor Foundation merupakan organisasi nirlaba yang didirikan tahun 2003 untuk mempromosikan, mendorong dan memfasilitasi pemerintahan lokal yang terbuka dan kuat. Nah, sejak tahun 2004, organisasi ini meluncurkan penghargaan World Mayor Prize yang diadakan setiap dua tahun sekali.
Hal ini bertujuan memberikan penghargaan bagi para wali kota yang memimpin kota-kota di seluruh dunia. Mereka membagi wilayah dunia dalam enam wilayah, yaitu Asia, Australia, Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa dan Afrika.
The City Mayor Foundation memiliki 11 kode etik sebagai parameter menentukan Wali Kota, seperti berkinerja baik, jujur dan melayani warganya dengan kebahagiaan, keamanan dan kesejahteraan. Kemudian, tidak SARA dalam melayani penduduk, tidak korupsi dan menerima gratifikasi dan lain-lain.