coolguyz
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 21425
- Sejak
- 2 Sep 2007
- Pesan
- 3.251
- Nilai reaksi
- 133
- Poin
- 63
Notia dan Willyongko di Akhirat
Notia & Willyongko, baru aja meninggal, sedang tunggu nasib di pintu akhirat, karena iseng, mereka jadi ngobrol.
Notia : "Sebab apa kamu meninggal?"
Willyongko : "Mati beku"
Notia : "Bagaimana rasanya mati beku?"
Willyongko : "Nggak terlalu sakit, mula-mula merasa dingin, lalu merasa badan mulai beku, dan selanjutnya gampang aja, tau-tau saya udah ada di sini, lha kamu sendiri kenapa matinya?"
Notia : "Serangan jantung, saya selalu curiga sama istri saya ada main dengan cowok lain, jadi satu hari Saya pulang kantor lebih cepat, saya dengar suara cowok, lalu segera saya lari ke kamar saya di lantai dua. Istri saya ada di ranjang, tapi kok tidak ada orang lain, saya buka lemari pakaian, tidak ada orang, saya lari ke dapur di lantai satu, nggak ada orang, saya lari ke kamar mandi, melewati kulkas, nggak ada orang juga, terus saya lari langsung ke lantai tiga, & begitu sampai, saya kena serangan jantung".
Willyongko : "Sayang sekali, coba kalau waktu itu anda buka aja itu pintu kulkas, mungkin kita berdua nggak bakal mati".
Permintaan Terakhir Choloz
Hari ini adalah hari terakhir Choloz, tahanan nomor 007 LP Cipinang. Beberapa menit lagi ia akan menjalani eksekusi hukuman mati.
"Apa permintaan terakhir kamu? Kami akan berusaha memenuhinya," tanya kepala LP.
"Boleh saya nyanyi, Pak?" tanya Choloz kalem.
"Boleh, boleh," jawab kepala LP terenyuh.
Mulai lah Choloz menyanyi, "Tekotekotek...kotek... anak ayam turun sejuta, mati satu tinggal 999.999... Tekotekotek...kotek... anak ayam turun 999.999, mati satu tinggal 999.998... Tekotekotek...kotek...."
Cukup Geleng Kepala Saja
Seorang pria yg bernama Willyongko yg sangat gemuk pergi ke dokter.
Willyongko: "Dok obat apa yang harus saya minum agar bisa kurus".
Dokter: "O..., Anda tidak perlu minum obat. Cukup geleng-geleng kepala saja".
Willyongko: "Kapan saya harus geleng kepala, pagi, siang, sore, atau malam?"
Dokter: "Cukup ketika orang memberi makanan saja Anda geleng kepala".
Notia & Willyongko, baru aja meninggal, sedang tunggu nasib di pintu akhirat, karena iseng, mereka jadi ngobrol.
Notia : "Sebab apa kamu meninggal?"
Willyongko : "Mati beku"
Notia : "Bagaimana rasanya mati beku?"
Willyongko : "Nggak terlalu sakit, mula-mula merasa dingin, lalu merasa badan mulai beku, dan selanjutnya gampang aja, tau-tau saya udah ada di sini, lha kamu sendiri kenapa matinya?"
Notia : "Serangan jantung, saya selalu curiga sama istri saya ada main dengan cowok lain, jadi satu hari Saya pulang kantor lebih cepat, saya dengar suara cowok, lalu segera saya lari ke kamar saya di lantai dua. Istri saya ada di ranjang, tapi kok tidak ada orang lain, saya buka lemari pakaian, tidak ada orang, saya lari ke dapur di lantai satu, nggak ada orang, saya lari ke kamar mandi, melewati kulkas, nggak ada orang juga, terus saya lari langsung ke lantai tiga, & begitu sampai, saya kena serangan jantung".
Willyongko : "Sayang sekali, coba kalau waktu itu anda buka aja itu pintu kulkas, mungkin kita berdua nggak bakal mati".
Permintaan Terakhir Choloz
Hari ini adalah hari terakhir Choloz, tahanan nomor 007 LP Cipinang. Beberapa menit lagi ia akan menjalani eksekusi hukuman mati.
"Apa permintaan terakhir kamu? Kami akan berusaha memenuhinya," tanya kepala LP.
"Boleh saya nyanyi, Pak?" tanya Choloz kalem.
"Boleh, boleh," jawab kepala LP terenyuh.
Mulai lah Choloz menyanyi, "Tekotekotek...kotek... anak ayam turun sejuta, mati satu tinggal 999.999... Tekotekotek...kotek... anak ayam turun 999.999, mati satu tinggal 999.998... Tekotekotek...kotek...."
Cukup Geleng Kepala Saja
Seorang pria yg bernama Willyongko yg sangat gemuk pergi ke dokter.
Willyongko: "Dok obat apa yang harus saya minum agar bisa kurus".
Dokter: "O..., Anda tidak perlu minum obat. Cukup geleng-geleng kepala saja".
Willyongko: "Kapan saya harus geleng kepala, pagi, siang, sore, atau malam?"
Dokter: "Cukup ketika orang memberi makanan saja Anda geleng kepala".