• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Jk: Wapres bukan " ban serep"

alaric01

IndoForum Newbie C
No. Urut
82091
Sejak
12 Okt 2009
Pesan
129
Nilai reaksi
2
Poin
18
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan posisi wakil presiden bukanlah merupakan pengganti atau pelengkap atau" ban serep" bagi presiden tetapi justru membantu menyelesaikan tugas-tugas presiden atau kenegaraan.

"Jadi menurut saya, salah kalau wapres dikatakan sebagai "ban serep" (presiden). Kalau wapres hanya sebagai "ban serep", maka hanya menunggu saja kapan rusak, kapan pecah ban ini," kata Wapres Jusuf Kalla saat penyerahan buku memori jabatan wapres kepada wapres terpilih Boediono di kantor Wapres Jakarta, Senin...

Selengkapnya..

http://www.lebihcepat.com/politik/37-politik/6676-jk-wapres-bukan-q-ban-serepq.html

1d31f37debf46094be7fe2315ed.jpg
 
Lengkapnya gw masukin aja ya

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan posisi wakil presiden bukanlah merupakan pengganti atau pelengkap atau" ban serep" bagi presiden tetapi justru membantu menyelesaikan tugas-tugas presiden atau kenegaraan.

"Jadi menurut saya, salah kalau wapres dikatakan sebagai "ban serep" (presiden). Kalau wapres hanya sebagai "ban serep", maka hanya menunggu saja kapan rusak, kapan pecah ban ini," kata Wapres Jusuf Kalla saat penyerahan buku memori jabatan wapres kepada wapres terpilih Boediono di kantor Wapres Jakarta, Senin.

Acara tersebut merupakan acara resmi pertama yang dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla dan wapres terpilih Boediono.

Lebih lanjut Wapres menjelaskan UUD 1945 menyatakan bahwa presiden dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh seorang wakil presiden.

Jusuf Kalla mengatakan wapres membantu bukan berarti menjadi pembantu. Wapres mencontohkan jika ia membantu mengambilkan minuman seseorang bukan berarti menjadi pembantu orang tersebut.

"Mungkin lebih tepat (wapres) itu supir bantu. Jadi kalau mau belok kiri kasih tahu, eh kiri kiri. Jadi bukan ban serep," kata Wapres.

Menurut Wapres , justru akan salah sekali jika dikatakan wapres merupakan "ban serep" karena melanggar konstitusi.

"Presiden yang malas, tidur-tiduran, hanya gunting pita itu melanggar konstitusi. Jadi wapres harus membantu presiden," kata Wapres.

Karena itulah, ,kata Jusuf Kalla , apa yang dilakukannya selama ini guna menjalankan amanat konstitusi untuk membantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono .

"Jadi jangan salah anggapan. Indonesia memiliki 230 juta penduduk dan ribuan pulau tentu tak mungkin hanya dijalankan oleh satu orang," kata Wapres.

Dalam kesempatan itu Kalla mengharapkan seluruh karyawan juga bisa membantu tugas-tugas Wapres terpilih Boediono.

"Bahwa ada perbedaan masing-masing orang itu pasti, tetapi yang sama tentu tujuannya," kata Wapres.

Beda gaya

Sementara dalam sambutannya Wapres terpilih Boediono mengaku mengagumi sosok Wapres Jusuf Kalla dalam bertindak efektif.

"Terima kasih saya diingatkan. Insya Allah (saya) tidak jadi ban serep," kata wapres terpilih Boediono.

Boediono mengatakan selama berinteraksi dengan Wapres Jusuf Kalla baik sebagai Menteri Keuangan ataupun gubernur BI, Wapres kadang-kadang menghadirkan suasana cukup segar.

"Mungkin gaya bapak JK seperti itu. Tapi saya ditakdirkan dengan gaya lain. Nanti pun gaya ini akan dirasakan oleh karyawan dan masyarakat. Saya tak akan meniru gaya bapak JK. Kalau nanti saya tiru-tiru gaya malah nanti aneh," kata Wapres terpilih Boediono.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.