• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita JK Minta HMI Kreatif Mencari Pendanaan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meminta Himpunan Mahasiswa Islam untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mencari danang untuk keperluan kongres dengan tidak hanya sibuk membuat dan mengajukan proposal.

"Berbeda dengan zaman dulu, kami kalau mau kongres jual apa atau bikin pertunjukan cari danang. Sekarang PB-nya Arief (Ketua HMI) sibuk bikin proposal cari-cari, tentu harus dibikin inisiatif yang baru," kata JK, Minggu (22/11/2015).

JK mengatakan, dirinya dulu menjual kue untuk pelaksanaan kongres. Kue itu dijual juga kepada sesama anggota HMI dengan harga yang lebih mahal untuk membiayai kongres.

Oleh karena itu, menurutnya, harus ada perubahan dalam pendidikan kepemimpinan HMI.

"Ini HMI terus mengunjungi dan mencari kalau kongres. Tolong dibikin inisiatif yang lebih berbudaya lah," tegasnya sambil menyesuaikan dengan tema kongres kali ini yaitu "Strategi Kebudayaan HMI untuk Indonesia Berdaulat," lanjut Jusuf Kalla.

Hal itu disampaikannya terkait usulnya terhadap pola latihan kepemimpinan HMI. Menurutnya kepemimpinan itu tidak selalu harus kepemimpinan politik, tapi juga dalam hal teknologi dan usaha.

Tantangan global sekarang ini setiap orang apalagi organisasi harus punya usaha sehingga tidak bergantung pada pekerjaan yang disediakan negara.

Dia menggambarkan bahwa setiap tahun ada satu juta tamatan universitas, sementara negara tidak bisa menampung, apalagi kalau ada moratorium. Dia meminta jangan harap sekarang ini menjadi pegawai negeri dan jadilah profesional dan pengusaha.

HMI menggelar kongres di Pekanbaru dengan danang Rp 3 miliar di antaranya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Riau.

Hal ini mengundang sorotan publik yang mempertanyakan perlunya organisasi itu dibiayai uang rakyat.

Salah satu sorotan datang dari Koordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, Usman. Menurutnya alokasi anggaran untuk HMI sangat tidak wajar dan dinilai tidak ada manfaat kongres bagi Masyarakat Riau.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.