yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Saat long march berlangsung, massa membentangkan spanduk bertuliskan 'Mendukung Integritas dan Kepemimpinan Risma' sambil menuntut sepeda. Mereka mendesak Risma untuk mempertahankan jabatannya hingga tuntas.
Korlap aksi, Sudarsono, mengatakan, Risma masih memiliki banyak pekerjaan rumah dan tanggung jawab sebagai orang nomor satu di Surabaya. "Jika dia (Risma) mundur, berarti dia pengecut, karena lari dari tanggung jawab mengemban amanat masyarakat Surabaya," katanya, Jumat (21/2/2014).
Menurutnya, sejumlah persoalan di Kota Surabaya yang belum tuntas, yakni penyebaran penyakit TBC dan AIDS, pembangunan sarana perhubungan yang mendesak karena semakin tingginya volume kendaraan, dan rencana proyek transportasi massal berbasis kereta api yang dijanjikan tuntas 2015.
Tak hanya itu, persoalan KBS yang memancing sorotan dunia international juga belum tuntas. Kemudian rencana penataan dan pengalihfungsian Lokalisasi Dolly. "Kami mendukung Risma untuk tetap memegang jabatan kursi Wali Kota. Jangan mundur karena ini adalah amanah rakyat," ujarnya.
Sebelumnya, dukungan agar Risma tetap bertahan sebagai Wali Kota Surabaya juga datang dari kalangan akademisi, pengusaha dan sejumlah warga.
Isu Risma akan mengundurkan diri memang tengah hangat diperbincangkan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Banyak spekulasi muncul, niatan itu karena Risma tidak ada kecocokkan dengan Wakil Wali Kota Wisnu Sakti Buana yang terpilih dari rapat paripurna Istimewa DPRD Kota Surabaya beberapa waktu. Bahkan, Risma sendiri sempat mengadu ke pimpinan DPR RI terkait keabsahan pemilihan wakil wali kota dari PDIP itu.