Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hola Agan & Sista! Selamat pagi, siang, sore & malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar bus monokok baru dari karoseri Adiputro.
sumber gambar
Bus monokok memang sangat unik. Bus tipe ini tidak memiliki sasis, dibawah bus, namun sasisnya terintegrasi dengan body-nya. Mirip sekali dengan mobil-mobil zaman sekarang yg sudah meninggalkan sasis model ladderframe & beralih ke sasis monokok.
Di Indonesia, dahulu Adiputro sempat bikin Neoplan yg merupakan bus monokok juga sekitar tahun 1990an. Hingga sekarang, setahu ane semuanya masih beroperasi.
sumber gambar
Neoplan ini merupakan bus high floor yg dirancang untuk angkutan AKAP. Neoplan umumnya memiliki komponen-komponen dari Mercedes Benz OH 1521, dengan mesin OM366LA, namun memang tidak populer di Indonesia & populasinya sedikit.
Nah, Jetbus Transit ini berbeda. Jetbus Transit merupakan bus medium low floor yg dirancang untuk angkutan dalam kota yg digadang-gadang lebih ramah akan penumpang difabel.
sumber gambar
Dengan sasis ini, bus dapat lebih stabil & juga lebih ringan sehingga konsumsi BBM pun lebih irit. Dan ada satu lagi keunikan besarnya, suspensi coil spring! Yup, suspensi ini memang sangat unik, karena saat ini hampir tidak ada bus yg mengpakai suspensi coil spring.
Suspensi coil spring jelasnya akan menciptakan bus jadi lebih nyaman dengan kestabilan yg lebih baik dibanding suspensi per daun biasa. Selain itu juga, tidak ada lagi yg namanya suara kriyet-kriyet, yg kadang memang menyebalkan.
sumber gambar
Ane mendapat info, ini basisnya dari Hino medium bus. Kemungkinan akbar FC190, belum mendapat informasi lebih lanjut, namun memang kemungkinan akbar itu, Hino FC190. Tentu sasisnya tidak dipakai, cuma komponen-komponennya saja.
Bicara soal model body, model facia depannya sangat berbeda dibanding facia depan Jetbus. Facia depannya mengpakai model klasik, begitu juga dengan bagian belakangnya. Klasik namun futuristik, seperti bus masa depan. Khas bus low floor, tidak ada selendang juga guna memperluas pemandangan .
sumber gambar
Interiornya tergolong standar-standar saja, dengan beberapa bagasi dalam yg dapat memuat sepeda lipat model trifold & masih menyisakan ruangan untuk menaruh barang lain yg lebih kecil.
Adiputro menghiasi bus ini dengan berbagai layar untuk running text, baik di depan maupun di belakang. Di dalam pun juga ada layar guna menunjukkan rute bagi penumpang.
sumber gambar
Berapa harganya? Ane tidak tahu. Tapi mungkin, harganya lebih, atau malah jauh lebih menguras dompet dibanding bus kota low floor ukuran medium standar yg disebabkan oleh frame monocoque-nya.
Saat ini, Adiputro Transit masih diuji coba di kota Solo. Kedepan mungkin akan banyak dipesan sebagai bus dalam kota tipe low floor, dijadikan BRT macam Metrotrans.
sumber gambar
Nah, jadi itulah isi thread ane yg membahas seputar Adiputro Transit. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:1,2, 3, 4
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bermaksud untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Hari ini 21:23
Bus monokok memang sangat unik. Bus tipe ini tidak memiliki sasis, dibawah bus, namun sasisnya terintegrasi dengan body-nya. Mirip sekali dengan mobil-mobil zaman sekarang yg sudah meninggalkan sasis model ladderframe & beralih ke sasis monokok.
Di Indonesia, dahulu Adiputro sempat bikin Neoplan yg merupakan bus monokok juga sekitar tahun 1990an. Hingga sekarang, setahu ane semuanya masih beroperasi.
Neoplan ini merupakan bus high floor yg dirancang untuk angkutan AKAP. Neoplan umumnya memiliki komponen-komponen dari Mercedes Benz OH 1521, dengan mesin OM366LA, namun memang tidak populer di Indonesia & populasinya sedikit.
Nah, Jetbus Transit ini berbeda. Jetbus Transit merupakan bus medium low floor yg dirancang untuk angkutan dalam kota yg digadang-gadang lebih ramah akan penumpang difabel.
Dengan sasis ini, bus dapat lebih stabil & juga lebih ringan sehingga konsumsi BBM pun lebih irit. Dan ada satu lagi keunikan besarnya, suspensi coil spring! Yup, suspensi ini memang sangat unik, karena saat ini hampir tidak ada bus yg mengpakai suspensi coil spring.
Suspensi coil spring jelasnya akan menciptakan bus jadi lebih nyaman dengan kestabilan yg lebih baik dibanding suspensi per daun biasa. Selain itu juga, tidak ada lagi yg namanya suara kriyet-kriyet, yg kadang memang menyebalkan.
Ane mendapat info, ini basisnya dari Hino medium bus. Kemungkinan akbar FC190, belum mendapat informasi lebih lanjut, namun memang kemungkinan akbar itu, Hino FC190. Tentu sasisnya tidak dipakai, cuma komponen-komponennya saja.
Bicara soal model body, model facia depannya sangat berbeda dibanding facia depan Jetbus. Facia depannya mengpakai model klasik, begitu juga dengan bagian belakangnya. Klasik namun futuristik, seperti bus masa depan. Khas bus low floor, tidak ada selendang juga guna memperluas pemandangan .
Interiornya tergolong standar-standar saja, dengan beberapa bagasi dalam yg dapat memuat sepeda lipat model trifold & masih menyisakan ruangan untuk menaruh barang lain yg lebih kecil.
Adiputro menghiasi bus ini dengan berbagai layar untuk running text, baik di depan maupun di belakang. Di dalam pun juga ada layar guna menunjukkan rute bagi penumpang.
Berapa harganya? Ane tidak tahu. Tapi mungkin, harganya lebih, atau malah jauh lebih menguras dompet dibanding bus kota low floor ukuran medium standar yg disebabkan oleh frame monocoque-nya.
Saat ini, Adiputro Transit masih diuji coba di kota Solo. Kedepan mungkin akan banyak dipesan sebagai bus dalam kota tipe low floor, dijadikan BRT macam Metrotrans.
Nah, jadi itulah isi thread ane yg membahas seputar Adiputro Transit. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:1,2, 3, 4
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bermaksud untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani