one
IndoForum Junior D
- No. Urut
- 7570
- Sejak
- 4 Okt 2006
- Pesan
- 1.813
- Nilai reaksi
- 276
- Poin
- 83
(CNN) - Jepang meluncurkan roket pembawa satelit yang akan melakukan tes terhadap teknologi untuk mengantarkan layanin "Internet dengan kecepatan tinggi" untuk rumah dan kantoran diseluruh dunia.
Sebuah roket yang membawa satelit internet super cepat berangkat dari landasan pada sebuah pulau bernama Tanagashima di Jepang.
Roket tersebut membawa satelit WIND - yang merupakan proyek bersama antara Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dan Mitsubishi Heavy Industries - berangkat pada jam 5:55 p.m (0855 GMT).
Jika teknologi tersebut terbukti berhasil, para pelanggan akan terhubung dengan internet yang memiliki kecepatan lebih tinggi dari pengguna kabel atau layanin DSL.
Asosiasi pers mengatakan bahwa satelit tersebut dapat mengantarkan kecepatan sampai 1.2 gigabytes per detik.
layanin tersebut difokuskan pada regional Asia-Pasifik yang dekat dengan Jepang, menurut sumber dari JAXA.
"Teknologi ini sangat berarti bagi telemedicine, yang akan membawa layanin pengobatan berkualitas tinggi pada area terpencil, dan pendidikan, menguhubungkan murid dan guru dari jarak yang berjauhan," kata JAXA.
Sebuah roket yang membawa satelit internet super cepat berangkat dari landasan pada sebuah pulau bernama Tanagashima di Jepang.
Roket tersebut membawa satelit WIND - yang merupakan proyek bersama antara Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dan Mitsubishi Heavy Industries - berangkat pada jam 5:55 p.m (0855 GMT).
Jika teknologi tersebut terbukti berhasil, para pelanggan akan terhubung dengan internet yang memiliki kecepatan lebih tinggi dari pengguna kabel atau layanin DSL.
Asosiasi pers mengatakan bahwa satelit tersebut dapat mengantarkan kecepatan sampai 1.2 gigabytes per detik.
layanin tersebut difokuskan pada regional Asia-Pasifik yang dekat dengan Jepang, menurut sumber dari JAXA.
"Teknologi ini sangat berarti bagi telemedicine, yang akan membawa layanin pengobatan berkualitas tinggi pada area terpencil, dan pendidikan, menguhubungkan murid dan guru dari jarak yang berjauhan," kata JAXA.



