yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Putusnya jembatan akibat banjir di jalur utama Ponorogo-Pacitan, Jawa Timur menyebabkan warga kesulitan beraktivitas karena tak ada angkutan umum.
Akibatnya, warga harus berjalan kaki sejauh satu kilometer dan menyeberangi sungai beraliran deras.
Sementara itu, bus-bus jurusan Surabaya-Pacitan tertahan dilokasi jembatan yang putus, tepatnya di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Ponorogo.
Awak Bus terpaksa harus menginap dan balik lagi mengantar penumpang ke Surabaya. Sementara penumpang tujuan Surabaya-Pacitan turun dan dipindah dengan bus lain di seberang sungai untuk sampai di tujuan. Demikian juga sebaliknya, penumpang dari Pacitan tujuan Ponorogo dan Surabaya terpaksa harus pindah bus.
”Baru tadi malam nginap disini. Perjalanan selanjutnya, ya langsir. Ini tujuan Surabaya. minta secepatnya diperbaiki,” kata Suprapto, supir bus jurusan Pacitan-Surabaya saat
ditemui, Minggu (7/4/2013).
Akibat sistem seperti ini, pihak pengelola jasa angkutan
umum harus menelan kerugian. “Ya rugi, ini hanya separo perjalanan. Untuk sampai di Ponorogo, harus oper lagi,” kata Sutardi, sopir bus jurusan Pacitan-Ponorogo.
Untuk berpindah bus warga pun harus berjalan kaki sekitar satu kilometer melalui persawahan dan menyeberang sungai beraliran deras. Hal serupa juga dilakukan warga yang mengendarai sepeda motor. Pasalnya, ini satu-satunya jalur untuk bisa melintas.
Putusnya jembatan ini berawal dari hujan deras sejak Sabtu sore. Sekira pukul 20.00 WIB jembatan yang sebelumnya tergerus langsung ambrol hingga putus satu sisi ujung jembatan tenggelam ke dasar sungai dan jembatan tak bisa difungsikan sama sekali.
Warga pun berharap agar pemerinta secepatnya memperbaiki jembatan atau membuat jembatan darurat.