yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Selama Operasi Ketupat 2012 yang dilaksanakan Polri mulai Sabtu (11/8/2012) hingga Minggu (12/8/2012), situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia cukup aman dan kondusif. Pada H-9 atau Sabtu pekan lalu, terdapat 372 kasus yang mengganggu kamtibnas dan sebanyak 202 kasus pada Minggu.
Polri mencatat jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 45 persen dibanding dua hari sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada kasus pencurian dengan pemberatan (curat), yakni 54 kasus pada H-9 dan 16 kasus pada H-8. "Di dua hari terakhir dibanding dengan hari sebelumnya, terjadi 54 kasus curat (pencurian dengan pemberatan) di seluruh Indonesia. Jadi, turun 71 persen," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar, Senin (13/8/2012).
Dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) juga terjadi penurunan sebanyak 27 persen. Kasus pencurian motor tercatat 51 kasus pada H-9 dan 44 pada H-8. Namun, tercatat dua pencurian dengan senjata api pada H-8 yang sebelumnya tidak ada pada H-9.
Boy menjelaskan, tingkat kejahatan tertinggi selama H-9 banyak terjadi di Polda Jawa Timur, yakni 37 kasus, kemudian Jawa Barat dengan 32 kasus, Jawa Tengah (15 kasus), Jambi (10 kasus), serta Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur (10 kasus). "Ini lima besar tingkat kejahatan tertinggi," ujar Boy.
Dalam Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat Jaya-2012", Polri menurunkan 88.230 personel di seluruh Indonesia untuk pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2012. Boy menuturkan, polisi terus memantau situasi kamtibmas dan arus mudik menjelang maupun setelah Lebaran.
Polri mencatat jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 45 persen dibanding dua hari sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada kasus pencurian dengan pemberatan (curat), yakni 54 kasus pada H-9 dan 16 kasus pada H-8. "Di dua hari terakhir dibanding dengan hari sebelumnya, terjadi 54 kasus curat (pencurian dengan pemberatan) di seluruh Indonesia. Jadi, turun 71 persen," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar, Senin (13/8/2012).
Dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) juga terjadi penurunan sebanyak 27 persen. Kasus pencurian motor tercatat 51 kasus pada H-9 dan 44 pada H-8. Namun, tercatat dua pencurian dengan senjata api pada H-8 yang sebelumnya tidak ada pada H-9.
Boy menjelaskan, tingkat kejahatan tertinggi selama H-9 banyak terjadi di Polda Jawa Timur, yakni 37 kasus, kemudian Jawa Barat dengan 32 kasus, Jawa Tengah (15 kasus), Jambi (10 kasus), serta Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur (10 kasus). "Ini lima besar tingkat kejahatan tertinggi," ujar Boy.
Dalam Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat Jaya-2012", Polri menurunkan 88.230 personel di seluruh Indonesia untuk pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2012. Boy menuturkan, polisi terus memantau situasi kamtibmas dan arus mudik menjelang maupun setelah Lebaran.