• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jejaring Sosial Gantikan 'Kampus dan Kedai Kopi'

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Jejaring sosial kini mulai digunakan sebagai alat komunikasi politik. Pencitraan, kampanye, bahkan protes kerap dilontarkan melalui jejaring sosial.

Hal paling fenomenal yang dapat dilakukan melalui jejaring sosial, adalah sebagai alat revolusi.

Dalam sejarah, tercatat ada beragam cara untuk mengumpulkan dan memobilisasi massa agar tergerak melakukan revolusi. Di era digital sekarang ini, situs jejaring sosial menjadi alat yang cukup ampuh untuk mengumpulkan dan memobilisasi massa.

"Sebelumnya tidak ada yang berpikir bahwa Twitter bisa jadi alat revolusi," kata Roby Muhamad, pakar jejaring sosial yang juga peneliti di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Ia mengatakan, revolusi terjadi karena orang berkumpul dan punya tujuan sama.

Jika dahulu revolusi Perancis dimulai dari kedai kopi, dan reformasi Indonesia tahun 1998 dimulai dari kampus-kampus, sekarang jejaring sosial juga bisa menjadi tempat baru untuk berkumpul.

"Ketika massa sudah berkumpul, maka sesuatu akan terjadi. Jejaring sosial kerap digunakan untuk memobilisasi rakyat dalam jumlah besar," tegas Roby, saat ditemui Kompas.com di Fakultas Psikologi UI beberapa waktu lalu.

Revolusi yang terjadi di Timur Tengah, menjadi refleksi kekuatan jejaring sosial dalam memobilisasi rakyat. Tak heran jika pemerintah di beberapa negara Timur Tengah mengawasi ketat aktivitas di dunia maya.

Tempat-tempat berkumpul itu memiliki karakter masing-masing. Situs jejaring sosial, lanjut Roby, punya konektivitas yang tinggi secara global.

Tak hanya itu, jejaring sosial menjadi alat untuk melaporkan informasi terkini, yang kemudian akan terjadi saling interaksi antar pengguna tanpa mengenal waktu dan ruang.

Menurut Roby, semua situs jejaring sosial bisa dijadikan alat revolusi. Semua tergantung orang atau kelompok mau menjadikannya sebagai alat apa, dan tergantung keadaan sosial di suatu negara. "Ada kasus yang sukses, tapi ada juga yang gagal," tutup Roby. kompas.com
 
wow bisa sampai segitu ya...ckckck....
 
yayay karena orang di duni kan sekarang udah pada kecanduan dunia sosialita
 
gk juga ah.klo gw lihat kedai2 kopi di mall tetep rame tuh orang kongko-kongko sambil ngobrol gk jelas:D
 
jejaring sosial bisa buat rapat juga cuuuy... :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.