• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jejaring Sosial Berdampak Negatif Bagi Remaja?

XiaoYanZi

IndoForum Beginner A
No. Urut
144616
Sejak
14 Jul 2011
Pesan
1.118
Nilai reaksi
38
Poin
48
Sebuah penelitian di AS menunjukkan bahwa remaja yang aktif menggunakan jejaring sosial seperti facebook dan menonton acara TV "Sufesttif" bisa menyebabkan para remaja tersebut aktif menggunakan ganja, alkoholik dan perokok.
Sebagaimanaa dilansir dari Everydayhealth, survei ini melibatkan lebih dari 1.000 pemuda dari seluruh bangsa berusia 12 sampai 17 dan sekitar setengah dari orang tua mereka. Pada hari-hari biasa, sekitar 70 persen remaja mengatakan mereka menggunakan situs jaringan sosial.


Pengguna jaringan sosial lima kali lebih mungkin untuk menggunakan tembakau (10 persen versus 2 persen yang jarang menggunakan jejaring sosoal), tiga kali lebih mungkin untuk menggunakan alkohol (26 persen versus 9 persen) dan dua kali lebih mungkin mengakui menggunakan ganja (13 persen versus 7 persen ).

"Hasil ini sangat mengganggu, bagaimana tahun pun berjalan, aksesn internet yang gratsi dan program televisi sugestif beresiko menyebabkan remaja melakukan penyalahgunaan zat dengan tinggi," kara para peneliti.


Michael Gilbert, seorang rekan senior di University of Southern California Pusat untuk Masa Depan Digital mengatakan survei tersebut tidak membuktikan bahwa menonton acara Jersey Shore atau menghabiskan waktu di Facebook mengarah ke penyalahgunaan zat. Namun, itu tidak berarti bahwa apa yang dilihat anak-anak di TV atau di Internet tidak mempengaruhi perilaku mereka.


"Sekitar setengah dari remaja yang secara teratur menggunakan situs jaringan sosial mengatakan mereka pernah melihat gambar anak-anak mabuk, pingsan atau menggunakan obat di situs tersebut. Melihat gambar tersebut bisa memperkuat gagasan bahwa "semua orang melakukannya," kata Gilbert.


~ghiboo~
 
emang. tp gak ada salahnya kan untuk "nge-REM"

iya gan, skarang smua orang dah make jejaring sosial gitu, dari anak2 sampe orang dewasa, klo smua ga bisa ngontrol, kasian anak2 yang ga tau apa2 kehasut sama informasi2 ga jelas, apalagi dah banyak banget abg labil yang "alay" make bahasa yang ga jelas, mgkin bagi mereka, itu di bilang gaul/omg... tapi buat orang awam kan itu malah nyusahin, nyusahin bacanya, nyusahin nulisnya.. /wah
 
ortu juga kudu waspada... jangan sampe anak-anaknya pada terpengaruh ke hal yang gak baik.
 
gimana sifat orang nya aja sih gan , kalau niat nya cuman sekedar sharing atau nyari temen kan gpp :)
 
Yah .. Tolonglah di STOP hal yang seperti itu. Yang namanya Anak-anak masih banyak rasa penasaran dan rasa ingin mencoba ada baiknya kita berikan gambaran yang baik-baik, yang menginspirasi mereka menjadi anak kreatif yang berguna di bidang yang mereka minati masing-masing. Bukan di suapi dengan gambaran yang tidak baik seperti yang TS jejerkan dalam Threadnya. Sebagai Orang Tua musti bisa memberikan penyuluhan dan bimbingan tertentu tapi tidak mengekang mereka untuk melakukan hal (selama itu positif). Misal selalu Bekali mereka dengan Nasihat dan Motivasi.
 
iya memang bener ya, apa yang dilihat itu yang akan dilakukan oleh para remaja....
 
setiap jaman punya kesulitannya sendiri, kebetulan di jaman sekarang salah satu kesulitan besar untuk remaja ya itu pelarian ke situs jejaring sosial
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.