Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Assalamu'alaikum.
Tidak terasa, ya, sudah memasuki hari kelima di bulan Ramadhan. Alhamdulillah.
Di bulan ini pula, kami sebagai kaum muslim dianjurkan untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya. Karena pahalanya dilipatgandakan.
Setiap orang dilahirkan baik. Saya yakin itu. Tak ada orang yg harap jadi jahat. Atau apapun istilahnya. Hanya saja, orang-orang di sekitarnya lah yg akan mewarnai jiwa & hari-hari yg dilewati.
Berbicara kebaikan tentu kita semua pernah berbuat baik. Tentu dong, ya. Walau kadang kita tidak menyadarinya. Nah, saya sering dengar petuah, 'Ingatlah kebaikan orang lain pada kita. Dan, lupakan kebaikan kita pada orang lain'. Walau jujur, saya mah masih suka nginget-nginget siapa orang yg sudah nerima kebaikan saya.
Saya enggak harap membahas kebaikan sendiri. Tadinya sih pharap. Mari kita bahas orang lain saja.
Di tulisan sekarang, saya harap mengingat kebaikan seseorang. Sebut saja namanya Mbak Sakura. Dia ini yg mengenalkan saya dengan Kasak-Kusuk. Saya itu awalnya malas untuk nyemplung lagi di sebuah platform, tetapi berkat kegigihannya Mbak Sakura me-lobi saya, takluk lah raga ini. Perang kali ya takluk.
Lewat sini pula saya dapat mendapatkan tambahan penghasilan. Gak nyangka hasil yg didapat dapat lebih dari ekspektasi saya sebelumnya. Lah, tau gini dari lama aja ya saya iyain ajakan Mbak Sakura nulis di Kaskus. Wkkwkk
Setidaknya, uang kuota yg biasa ambil dari jatah bulanan, dapat saya dapatkan dari event yg sering saya ikuti. Plus dapat beliin token rumahnya Bapak.
Ohya, awalnya saya engga dapat bikin opini. Bingung. Kalau fiksi masih okelah ya, walau masih tersaruk-saruk juga, sih, nulisnya. Tapi opini? Duh, saya enggak ada pengalaman bikin. Kecuali opini dalam bentuk status di dunia per-efbian. Status galau misalnya. Mumet yg ada kalau muncul event tentang opini. Pharap ikut, tetapi kok maju mundur. Dan, di sinilah Mbak Sakura hadir. Dia itu sering menyemangati. Dia pula yg jadi jujugan saya bertanya inih onoh. Bagaimana bikin opini, & nulis judulnya yg oke. Banyak deh pokoknya. Bisa dibilang dia mentor saya di Kaskus ini. Walhasil, lambat laun, berkat kesabarannya menghadapi saya yang gaptek, saya mulai sedikit dapat menuliskan opini pribadi.
Mbak Sakura gimana orangnya? Cantik yg pasti. Karena dia cewek tulen. Hihii. Tapi emang asli cakep. Terus dia itu baik. Baiknya pun bukan pada saya aja. Banyak teman yg terbantu oleh kebaikannya. Walau tak sedikit pula banyak pihak yg memanfaatkan kebaikannya itu.
Bagi saya, berteman di dunia nyata maupun maya yg utama adalah ketulusan. Bukan ke-modusa-an apalah-inilah. Tidak memanfaatkan. Bila pun mereka baik pada kita, ya, syukuri. Itu rejeki. Bukan kah rejeki itu tidak cuma berupa materi & sebangsanya?!
Semoga kita mah sering tulus dalam bersahabat ya, Mbak. Meski cuma via maya. Maaf ya, kalau saya ngomongnya kadang suka slebor.
Oiya. Wilujeng tepang taun oge nya. Gapapa laju sehari juga. Daripada lupa sayanya nanti. Yakan?!
Ah, ya, ada kejadian yg bagi saya amat berkesan. Saya ingat betul, saat itu kami belum lah lama kenal. Ada baru beberapa bulan. Lalu dia liburan ke LN. Eh, pulang-pulangnya kirim paket ke rumah. Ya ampun, terharunya saya. Perasaan saya gak minta traktir waktu itu, apalagi oleh-oleh. Hanya minta ikut liburan saja. Wkkwkk ... bercanda.
Spoiler for Oleh-oleh:
Dari Mbak Sakura saya belajar, kalau berbuat baik itu jangan nanggung. Kudu lillahita'ala.
Begitulah pengalaman yg saya terima dari kebaikan seorang teman baik yg kenal lewat maya. Jejak kebaikannya In Syaa Allah akan membekas. Apa ada dampaknya? Tentulah banyak. Contohnya? Salah satunya yg saya bilang di atas tadi.
Kiranya hingga di sini dulu tulisan kali ini. Sekian & Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Tulisan: opini pribadi.
Foto: Dok. lama pribadi
Spoiler for SS cendol:
Hari ini 06:16