Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai Agan & Sista, ketemu lagi dengan treadh ane. Semoga tidak bosan ya!
Kali ini ane mau bahas tentang "Jebakan Tikus", pastinya Agan & Sista sudah tau yg namanya Jebakan Tikus. Ternyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem makhluk hidup, menciptakan jebakan bagi tikus itu tidak sembarangan ya Gan Sist. Mari kita simak bersama ulasan ane di bawah ini.
Kebijaksanaan Dalam Menjaga Ekosistem Kehidupan Makhluk
Tikus Rumahan
Siapa yg tidak benci dengan tikus, khususnya tipe tikus hama yg keberadaannya terdapat di rumah. Mungkin bentuknya tidak sebesar tikus hama yg terdapat di lahan pertanian ya Gan Sist, tetapi keduanya benar-benar sering menciptakan resah hati bagi penghuni rumah & pemilik lahan pertanian.
Tikus Raksasa
Seperti yg kita sudah ketahui tikus hama rumahan ukurannya kecil-kecil tidak sebesar tikus hama yg berada dilahan pertanian. Tikus hama di lahan pertanian dapat sebesar kucing dewasa loh Gan Sist.
Jika keberadaan tikus hama yg terdapat di area lahan pertanian, kemungkinan akbar keseimbangan ekosistem makhluk dalam rantai makanan dapat terjaga dengan adanya ular sawah atau sejenisnya.
Namun, kalau keberadaannya berada di rumah bagaimana cara kita supaya ekosistem makhluk berproses seperti semestinya.
Kucing Sebagai Konsumen
Bisakah kita memelihara ular di dalam rumah, secara liar? Waaahhh! Kalau menurut ane itu cukup berbahaya ya Gan Sist. Kalau dapat memelihara secara terkurung, tetap ada sisi kewaspadaan yg lebih.
Mungkin kalau kucing lebih efektif. Sebab sisi lain hewan ini yg cenderung imut & jenaka dapat jadi hewan pengusir tikus sekaligus teman di rumah. Asal jangan kucing yg ada di film Tom and Jerry. Malahan mereka berteman.
Selain itu dalam memelihara kucing tidak ada tingkat kewaspadaan yg lebih, seperti memelihara ular. Sebab, kucing mudah jinak & akrab dengan kita, sedangkan ular dapat jinak cuma ketika perutnya kenyang saja. Ular kalau saat perut lapar, alih-alih si pemeliharanya malah yg dapat jadi mangsa.
Meskipun kucing dapat dipakai sebagai pengusir tikus, sisi kelemahannya bila kucing suka berburu & makan tikus maka kucing dapat mendapat apes. Istilah lainnya insiden atau kejadian bila mana kucing berburu tikus yg sudah memakan obat racun tikus. Tikusnya mati, kucingnya juga mati.
Seperti kejadian yg menimpa peliharaan sahabat kaskus kita, yaitu saudari Abella Citra. Beberapa hari lalu na-as pada kucingnya yg baru melahirkan 4 ekor anak kucing. Satu pekan setelah melahirkan, tak seperti biasa kucingnya keluar rumah, kisaran waktu pagi buta. Saat pagi harinya setelah subuh nampak sudah muntah-muntah. Diceritakan dalam thread nya yg berjudul Semangat Berjuang Untuk Lexy, Kucing Kesayangan & Keempat Ananknya
Contoh Jebakan Tikus Dalam Bentuk Makanan
Disinyalir kucing saudari Abella Citra tersebut sudah makan tikus yg sudah memakan jebakan makanan dalam bentuk racun tikus. Kemungkinan tetangganya ada yg pasang jebakan tikus model obat-obatan. Bentuknya makanan yg mengandung obat tikus yg memang diperpakai untuk menjebak tikus dalam rumah.
Jebakan Tikus Mematikan
Dari kejadian tersebut, maka konsep dari pada menjaga ekosistem kehidupan makhluk dengan cara seperti itu, sudah ada indikasi pengrusakan. Tikus yg dijebak dengan cara memberi makan (obat racun) maka sudah barang tentu tidak termasuk proses seleksi alam yg tidak semestinya.
Dalam rantai makanan, metode seleksi alam untuk menanggulangi hama tikus tersebut dapat mengpakai ular dengan cara memeliharanya. Otomatis tikus yg dijebak tersebut harus dalam keadaan hidup. Agar ular yg sengaja dipelihara pun dapat mengkonsumsi tikus yg di dapat dari hasil jebakannya, dapat dikonsumsi oleh ular sebagaimana mestinya sesuai rantai makanan yg terjadi dalam proses seleksi alam.
Ular Sebagai Konsumen
Dari itu jebakan tikus kita alihkan pada selain mengpakai makanan (obat racun) yg dapat membunuh tikus. Jadi jebakan tikus yg dipakai bersifat penghentian aktivitas tikus.
Tikus dijebak dalam sebuah perangkap yg menciptakan keadaan tikus tetap hidup. Sehingga dapat dijadikan makanan bagi ular peliharaan. Kita pun tidak perlu repot membunuhnya. Biar sesuai rantai makanan, maka ular sebagai konsumen lah yg mengerjakan proses seleksi alam dikalangan hama tikus. Kalau pun tidak berniat memelihara ular, maka boleh dijual/diberikan pada pawang ular.
Di bawah ini adalah contoh proses jebakan tikus yg bermaksud mmpenghentian aktivitas tikus. Jadi, tikus yg dijebak itu tidak mati (tidak diracun). Sehingga, dapat jadi makanan ular peliharaan. Atau dapat jadi makanan alternatif kucing pengganti pindang keranjang.
Sumber
Bahkan kalau kucing suka makan tikus, maka boleh dikasihkan ke kucing. Saran ane, biar kucing tetap sehat baiknya tikus diolah jadi menu makanan bagi kucing. Misalnya tikus disembelih & di bersihkan sedemikian rupa & boleh dibakar. Ini dapat ekonomis biaya konsumsi bagi kucing.
Paman ane melihara kucing sengaja buat ngusir tikus. Tapi untuk biaya konsumsi nya juga lumayan Gan Sist. Hampir tiap hari kucing dikasih pindang keranjang 3 ekor/ hari. Kadang dicampur dengan nasi Gan Sist. Kucingnya emang gemuk, tetapi bulunya mudah rontok Gan Sist.
Pindang Keranjang
Sebab nasi adalah termasuk makanan yg didalamnya mengandung glukosa yg berubah jadi energi & memberi akibat hawa panas pada badan saat proses pembakaran energi/metabolisme didalam tubuh. Jadi nasi sangatlah tidak cocok bagi kucing, walau pun kucing nya lincah, banyak gerak, tetapi bila dipegang maka bulunya mudah rontok.
Quote:
Kesimpulan :
Manusia sebagai makhluk yg sempurna dibanding makhluk lainnya (binatang, tumbuhan, makhluk astral) dengan diamanahkannya akal oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dalam literatur Islam diketahui dengan istilah "Khalifatul Ardhi" atau arti lainnya "Pemimpin di Muka Bumi". Yang mana ditugaskan untuk menjaga bumi dari segala kerusakan yg dampaknya dapat terjadi pada seluruh elemen kehidupan setiap makhluk yg ada.
Maka kebijaksanaan yg dapat dipahami harus dapat diterima dengan lapang dada oleh setiap insan yg mengharapkan kehidupan sebagaimana mestinya.
Tidak diperkenankan bagi manusia untuk membunuh setiap makhluk hidup yg ada, kecuali :
1. Jika ditujukan untuk suatu pengorbanan,
2. Jika hewan yg kita temui dimungkinkan berbahaya & dapat menghilangkan nyawa diri, dan
3. Jika kita mengetahui bahwa sudah terjadi ketidakseimbangan ekosistem makhluk hidup.
Sehingga proses seleksi alam secara manual yg langsung dilakukan oleh tangan manusia dapat diterima dengan lapang dada oleh setiap linimasa kehidupan makhluk.
Tetap dalam koridor yg ditentukan pada suatu tatanan kehidupan sebagaimana mestinya. Bagi umat muslim kita mengenal istilah "Rahmatan lil alamin" yg memiliki arti "Rahmat bagi seluruh alam". Baik alam hewan, alam tumbuhan, & alam makhluk astral/makhluk yg sifat ujudnya rahasia. Agar keseimbangan tiap alam dapat terlaksana dengan sebagaimana semestinya.
Sekian treadh dari ane, semoga dapat menginspirasi & menambah wawasan bagi para pembaca yg budiman. Insyaallah kita akan berjumpa di treadh ane yg lainnya.
Mohon maaf bila ada salah kata, baik itu yg disengaja atau tidak sengaja. Segala kekhilafan yg ada kembali pada ane dalam wujud manusia yg tak sempurna.
Semoga menginspirasi
Sumber :
Opini Pribadi @putrateratai.7
Youtube
Thread teman
Pic. Google
Klik klik klik
1, 2, dan 3
Hari ini 07:41Manusia sebagai makhluk yg sempurna dibanding makhluk lainnya (binatang, tumbuhan, makhluk astral) dengan diamanahkannya akal oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dalam literatur Islam diketahui dengan istilah "Khalifatul Ardhi" atau arti lainnya "Pemimpin di Muka Bumi". Yang mana ditugaskan untuk menjaga bumi dari segala kerusakan yg dampaknya dapat terjadi pada seluruh elemen kehidupan setiap makhluk yg ada.
Maka kebijaksanaan yg dapat dipahami harus dapat diterima dengan lapang dada oleh setiap insan yg mengharapkan kehidupan sebagaimana mestinya.
Tidak diperkenankan bagi manusia untuk membunuh setiap makhluk hidup yg ada, kecuali :
1. Jika ditujukan untuk suatu pengorbanan,
2. Jika hewan yg kita temui dimungkinkan berbahaya & dapat menghilangkan nyawa diri, dan
3. Jika kita mengetahui bahwa sudah terjadi ketidakseimbangan ekosistem makhluk hidup.
Sehingga proses seleksi alam secara manual yg langsung dilakukan oleh tangan manusia dapat diterima dengan lapang dada oleh setiap linimasa kehidupan makhluk.
Tetap dalam koridor yg ditentukan pada suatu tatanan kehidupan sebagaimana mestinya. Bagi umat muslim kita mengenal istilah "Rahmatan lil alamin" yg memiliki arti "Rahmat bagi seluruh alam". Baik alam hewan, alam tumbuhan, & alam makhluk astral/makhluk yg sifat ujudnya rahasia. Agar keseimbangan tiap alam dapat terlaksana dengan sebagaimana semestinya.
Sekian treadh dari ane, semoga dapat menginspirasi & menambah wawasan bagi para pembaca yg budiman. Insyaallah kita akan berjumpa di treadh ane yg lainnya.
Mohon maaf bila ada salah kata, baik itu yg disengaja atau tidak sengaja. Segala kekhilafan yg ada kembali pada ane dalam wujud manusia yg tak sempurna.
Semoga menginspirasi
Sumber :
Opini Pribadi @putrateratai.7
Youtube
Thread teman
Pic. Google
Klik klik klik
1, 2, dan 3