• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jangan Sepelekan Gejala Kesemutan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Rasa kesemutan selama ini dianggap sebagai keluhan dan akan hilang dengan sendirinya. Namun Anda harus waspada, bisa jadi kesemutan yang terjadi merupakan gejala gangguan medis neuropati, terutama bagi mereka berusia 40an.

Hal ini diingatkan oleh dr. Moh. Hasan Machfoed, ketua Perdossi (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia ), neuropati merupakan gangguan saraf yang cukup serius. Ini terjadi ketika serat-serat saraf mengalami kerusakan karena suatu penyakit atau trauma.

"Tanda-tandanya memang lebih banyak ditemukan pada usia kepala empat," kata Hasan, dalam pembukaan Neuropathy Service Point, di Makasar.

Gangguan tersebut bisa dideteksi melalui gejala-gejala yang umumnya dianggap tidak parah. Seperti rasa nyeri, kesemutan, baal atau kebas, mati rasa, kaku otot, kram dan hipersensitif.

Neuropati juga memunculkan gejala lain, yakni menimbulkan gangguan pengeluaran kelenjar keringat sehingga kulit tampak kering, mengkilap dan rambut rontok.

Menurut Hasan, neuropati dapat diderita oleh siapa saja, meskipun cenderung dialami oleh orang dengan usia lanjut. Yakni mengancam 1 dari 4 orang yang telah berusia 40 tahun ke atas dan 1 dari 2 penderita diabetes. Khusus untuk penderita diabetes, angka prevalensinya meningkat menjadi 50 persen dari sebelumnya.

Sementara itu, konsultan Neurologis dari Departemen Neurologi FK-UI, Manfaluthy Hakim mengungkap kalau neuropati sering tidak disadari sebagai penyakit. Bahkan gejala tersebut dipandang sebagai hal umum dan biasa. Padahal, neuropati dapat sangat mengganggu aktivitas keseharian penderitanya

"Dampaknya sangat bisa menimbulkan komplikasi-komplikasi lain di tubuh kita," kata Manfaluthy.

Ia mengingatkan bahwa neuropati adalah gejala penyakit yang bisa dicegah. Caranya dengan menjalani pola hidup yang benar. Selain itu, pasien neuropati juga diimbau untuk banyak mengkonsumsi vitamin B1, B6 dan B12.
9mDF.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.