Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Halo manusia-manusia yg tak terpelihara oleh negara.
Bagaimana hari-hari kalian semenjak mudik dilarang oleh pemerintah? Semoga tetap menyenangkan ya walaupun gak dapat mudik, sesuai hastage #EnggakMudikDulu sedikit saja saya harap menceritakan bagaimana kegelisahanku.
Semenjak pandemi menyerang negeri ini, saya mengisi hari-hariku yg amat buruk dengan bertani, walau nilai Agrariaku D tetapi saya tetap berusaha sekuat tenaga dari sekarang sebelum ladang digusur tambang.
Karena jadi tani hasilnya gak cukup buat beli kuota, saya nge-buruh juga, sambil belajar nulis dikit-dikit di kaskus, kali aja ada beberapa #KaskuserBerbagiTHR yg mau membelikan kuota untuk update berita-berita di negeri ini.
Yaa walaupun terkadang beritanya gak terlalu jelas, tetapi kalau viral bonusnya gede. Seperti larangan mudik tahun ini misalnya, atau beberapa pemudik yg berhasil menerobos penyekatan kemarin.
Dikota saya tak pernah mendapatkan kedamaian, cuma kerja kerja kerja & kerja. Untungnya gejala tipesku tidak kambuh, bahkan tanggal merah saya tetap masuk kekantor hingga H-1 lebaran.
Selain bertani, nge-buruh, & juga pergi kekantor, saya juga kuliah cuy, kuliah-kuliah biasa, kadang asik, kadang membosankan. Sambil sok-sok an nambah beberapa kelas filsafat (biar kek anjg filsuf 4.0 wkwkw).
Walaupun beberapa pemuda enggak mau jadi tani yg katanya sudah terlalu "ndeso". Justru pulang kekampung halaman dengan suasana seperti inilah yg saya rindukan.
Aku merindu, merindu serindu-rindunya dengan bersosialisasi di kampung halaman, bukan jadi robot penuh ego yg saling sikut untuk menjatuhkan saingan dikantor.
Dan terakhir, tak luput dari pengelihatan kita semua. Kita dilarang miskin di negeri ini cuy.
Terbukti saat penyekatan kemarin warga negara sendiri tak diijinkan keluar, sementara beberapa WNA bebas masuk negara kita, malah mendapat jemputan bus.
Kebijakan nya sih A, tetapi contohnya C. Belum lagi ada beberapa warga yg naik mobil tetapi diberhentikan, kemudian ia lanjut jalan kaki belasan kilo. Ini yg dilarang mudik manusianya atau kendaraannya cuy?
Lalu, ada mantan mentri yg pulang naik pesawat, ya karena pesawatnya sendiri beliau dapat mudik. Sementara saya yg mengpakai motor butut, sekedar mengantarkan teman kos pergi kepasar saja disuruh balik, padahal itu motorku sendiri cuy.
Tapi bapak mentri kepariwisataan malah menganjurkan warganya untuk berwisata cuy, Sungguh solusi tanpa solusi. Mungkin dengan ijin liburan kita biaa pulang.
Ehh.. tetapi tetap dong, jangan mudik sesuai hastage Kaskus, takutnya ini thread saya nantu gak lolos cuy kalo gak sepaham sama Kaskus hehehe.
Udah buruh, tani, mahasiswa, pekerja kantoran yg gajinya gak seberapa, miskin lagi. Ingat kita dilarang miskin di negeri sendiri. Kalau mau mudik kalian harus kaya & harus punya nama.
Coba ceritakan kerinduan (kemiskinan) kalian dengan kreatip.
sumber gambar & artikel: pribadi
Hari ini 17:56