• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jangan Menikah Karena...

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Nemesis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Nemesis

IndoForum Activist E
No. Urut
55724
Sejak
26 Okt 2008
Pesan
9.732
Nilai reaksi
503
Poin
113
1. Jangan menikah karena harta
Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. "Cinta" yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.

2. Jangan menikah karena perasaan asmara
Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalahartikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.

3. Jangan menikah karena rupa saja
Kecantikan yang di luar memang indah, tapi dapat luntur termakan umur. Utamakanlah kecantikan yang di dalam.

4. Jangan menikah karena iba
lba (rasa kasihan) memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pemikahan. Kasihan dapat habis, tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pemikahan adalah kasih, bukan kasihan

5. Jangan menikah untuk kepuasan sex saja
Memang sex suci dan penting dalam hubungan suami-istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pemikahan. Sex hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan sex akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.

6. Jangan menikah karena paksaan keluarga
Seorang anak harus berbakti kepada keluarga, namun tidak boleh menyerah dalam hal nikah, kalau mereka memang salah dan anda benar. Berdoalah dan berikanlah penjelasan kepada mereka, jangan dengan kekerasan.

7. Jangan menikah karena desakan usia
Bila usia sudah menjelang senja dan rekan-rekan sudah berpasangan, orang akan mulai gelisah (terutama pada wanita). Banyak orang akhimya "asal tabrak dan sikat." Hindarilah tindakan tersebut. Sabarlah dan yakinilah bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk anda. Jangan takut kehabisan jatah dan kadaluarsa.

8. Jangan menikah untuk membalas jasa
Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi jangan dengan pernikahan.


Yang terakhir kalo boleh aq tambahin, Jangan menikah dengan orang yang Anda cintai...tapi menikahlah dengan orang yang mencintai Anda !! /no1
Karena mencari seseorang yg spesial itu sulit, tetapi yg lebih sulit lagi mencari seseorang yg dapat membuat diri kita spesial... oleh karena itu, menikahlah dengan orang yang mencintai Anda !! /no1
 
yang terakhir paling mantaf....
 
ok realitanya gini....

lu... Tora Sudiro... trus ada yang mencintai lo.... membuat lo... jadi spesial.... dan itu adalah... OMAS!!! mau?, pasti secara cepat loo.. berpikir nggak mau. ya..kan?

realistis aja kali
 
ok realitanya gini....

lu... Tora Sudiro... trus ada yang mencintai lo.... membuat lo... jadi spesial.... dan itu adalah... OMAS!!! mau?, pasti secara cepat loo.. berpikir nggak mau. ya..kan?

realistis aja kali

heee... "mencintai" dan "membuat spesial" ga sedangkal itu mas... :D

memang itu realistis, itupun kalo cara penyampaiannya seperti yg ente sampaikan... ;))

ada proses dalam "mencintai" dan "membuat spesial" itu. Ga secepat seperti yg ente utarakan.

yg ente utarakan itu bukan cinta tapi suka. Aq harap ente bisa ngebedain antara suka, sayang, dan cinta.


jangan pernah memandang dari fisik dalam masalah jodoh. Kalo ente masih punya pemikiran yg seperti itu, aq jamin hidup ente bakalan penuh dgn tanda tanya... ;))

kenapa ?? karena ente bakalan ngeliat hampir semua orang yg berjodoh itu adalah tiap2x org yg "berbeda rupa". Ada yg co nya ganteng dapet ce yg biasa aja / atau bahkan cenderung "kurang", Begitu pula sebaliknya...


so... grow up man...!! :)
 
Yozh emank banyak yang susah bedain suka mah cinta...................../gg/gg/gg

Tapi gw Satu-Ju kalo:
8. Jangan menikah untuk membalas jasa
Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi jangan dengan pernikahan.

Saran yang palink manthaf......................../no1/no1/no1
 
heee... "mencintai" dan "membuat spesial" ga sedangkal itu mas... :D

memang itu realistis, itupun kalo cara penyampaiannya seperti yg ente sampaikan... ;))

ada proses dalam "mencintai" dan "membuat spesial" itu. Ga secepat seperti yg ente utarakan.

yg ente utarakan itu bukan cinta tapi suka. Aq harap ente bisa ngebedain antara suka, sayang, dan cinta.


jangan pernah memandang dari fisik dalam masalah jodoh. Kalo ente masih punya pemikiran yg seperti itu, aq jamin hidup ente bakalan penuh dgn tanda tanya... ;))

kenapa ?? karena ente bakalan ngeliat hampir semua orang yg berjodoh itu adalah tiap2x org yg "berbeda rupa". Ada yg co nya ganteng dapet ce yg biasa aja / atau bahkan cenderung "kurang", Begitu pula sebaliknya...


so... grow up man...!! :)

well... yang elu bilang emang bener.. 100% bener, cinta itu adalah apa yang lu... bilang. memang cinta tidak "sedangkal itu" tapi tidak mungkin kan cinta itu langsung menjadi "sedalam itu"?. jadi maksud gw.. cinta itu datang dari rasa "suka" seseorang. "cinta" pada pandangan pertama adalah cinta akan kondisi fisik seseorang, artinya cinta itu datang dari "dangkalnya" pemikiran seseorang, soal faktor2 lain yang membuat cinta sejati itu sendiri muncul... adalah faktor kedua.

lagi... gw tidak pernah dan tidak akan pernah memandang fisik sebagai faktor utama dalam bercinta, tapi setidaknya fisik merupakan hal yang penting dalam percintaan. klarifikas,i kenapa ente berasumsi klo gw berpikir gw juga memaknai cinta seperti itu?.
gw menyampaikan itu berdasarkan fakta kebanyakan orang... yang pernah gw lihat, jadi gw bilangnya "realistis"

well... everpeople said to me to growing up, but no one told me that I'm must be wiser then just grow up.:-/
 
heee... gini brow... sebelumnya sory ya, aq bukannya bermaksud untuk menggurui... :D

well... yang elu bilang emang bener.. 100% bener, cinta itu adalah apa yang lu... bilang. memang cinta tidak "sedangkal itu" tapi tidak mungkin kan cinta itu langsung menjadi "sedalam itu"?. jadi maksud gw.. cinta itu datang dari rasa "suka" seseorang. "cinta" pada pandangan pertama adalah cinta akan kondisi fisik seseorang, artinya cinta itu datang dari "dangkalnya" pemikiran seseorang, soal faktor2 lain yang membuat cinta sejati itu sendiri muncul... adalah faktor kedua.

yup, oleh karena itu aq bilang bahwa dalam "mencintai" dan "membuat spesial" itu ada sebuah proses (coba ente baca lagi jawaban aq diatas). 'n yg perlu aq tambahkan, ga semua kisah percintaan itu datang dari dangkalnya pemikiran. Kalo ente bilang cinta itu datangnya dari dangkalnya pemikiran, itu bukan cinta namanya. Itu hanyalah sebuah ekspresi emosi seseorang, atau yg lebih dikenal dgn istilah cinta monyet. Cinta sejati ga akan pernah mengenal akan istilah fisik seseorang. Memang ini terdengar kolot, cuma dalam kehidupan ini cinta sejati memang begitulah adanya.

'n aq titip pesan, jangan pernah men-generalisasi sesuatu yg sifatnya serba mungkin.


lagi... gw tidak pernah dan tidak akan pernah memandang fisik sebagai faktor utama dalam bercinta, tapi setidaknya fisik merupakan hal yang penting dalam percintaan. klarifikas,i kenapa ente berasumsi klo gw berpikir gw juga memaknai cinta seperti itu?.
gw menyampaikan itu berdasarkan fakta kebanyakan orang... yang pernah gw lihat, jadi gw bilangnya "realistis"

well... everpeople said to me to growing up, but no one told me that I'm must be wiser then just grow up.:-/

heee... ente nyuruh aq klarifikasi ucapan aq ?? harus nya ente klarifikasi dulu ucapan ente ini :
ok realitanya gini....

lu... Tora Sudiro... trus ada yang mencintai lo.... membuat lo... jadi spesial.... dan itu adalah... OMAS!!! mau?, pasti secara cepat loo.. berpikir nggak mau. ya..kan?

realistis aja kali

kalo memang ente ga pernah memandang fisik sbg faktor utama, kenapa ente nulis seperti itu ?? anak kecil yg masih SD juga tau siapa itu tora sudiro dan siapa itu omas...

'n kalo memang ente ga pernah memandang fisik sbg faktor utama, kenapa bukan tokoh lain yg ente misalkan, yg secara fisik mereka sama ??

jujur aq ga suka kalimat ente yg melecehkan seperti itu... :(


Dimana-mana orang kalo mau jadi bijak, ya harus dewasa dulu. Mana ada orang yg ga dewasa bisa menjadi bijak...
 
yup, oleh karena itu aq bilang bahwa dalam "mencintai" dan "membuat spesial" itu ada sebuah proses (coba ente baca lagi jawaban aq diatas). 'n yg perlu aq tambahkan, ga semua kisah percintaan itu datang dari dangkalnya pemikiran. Kalo ente bilang cinta itu datangnya dari dangkalnya pemikiran, itu bukan cinta namanya. Itu hanyalah sebuah ekspresi emosi seseorang, atau yg lebih dikenal dgn istilah cinta monyet. Cinta sejati ga akan pernah mengenal akan istilah fisik seseorang. Memang ini terdengar kolot, cuma dalam kehidupan ini cinta sejati memang begitulah adanya.
^
Gw Satu-Ju mah Nem,,memank kedengarannya kayak di sinetron-sinetron atau di pilem-pilem,,tapi cinta sejati emank tidak akan mengenal istilah fisik seseorank..........................:):):)

Salut mah Nem yang bisa ngejelasin hal ini dengan detail................../no1/no1/no1
 
heee... gini brow... sebelumnya sory ya, aq bukannya bermaksud untuk menggurui... :D
yup, oleh karena itu aq bilang bahwa dalam "mencintai" dan "membuat spesial" itu ada sebuah proses (coba ente baca lagi jawaban aq diatas). 'n yg perlu aq tambahkan, ga semua kisah percintaan itu datang dari dangkalnya pemikiran. Kalo ente bilang cinta itu datangnya dari dangkalnya pemikiran, itu bukan cinta namanya. Itu hanyalah sebuah ekspresi emosi seseorang, atau yg lebih dikenal dgn istilah cinta monyet. Cinta sejati ga akan pernah mengenal akan istilah fisik seseorang. Memang ini terdengar kolot, cuma dalam kehidupan ini cinta sejati memang begitulah adanya.

'n aq titip pesan, jangan pernah men-generalisasi sesuatu yg sifatnya serba mungkin.

heee... ente nyuruh aq klarifikasi ucapan aq ?? harus nya ente klarifikasi dulu ucapan ente ini :

kalo memang ente ga pernah memandang fisik sbg faktor utama, kenapa ente nulis seperti itu ?? anak kecil yg masih SD juga tau siapa itu tora sudiro dan siapa itu omas...

'n kalo memang ente ga pernah memandang fisik sbg faktor utama, kenapa bukan tokoh lain yg ente misalkan, yg secara fisik mereka sama ??

jujur aq ga suka kalimat ente yg melecehkan seperti itu... :(

Dimana-mana orang kalo mau jadi bijak, ya harus dewasa dulu. Mana ada orang yg ga dewasa bisa menjadi bijak...

waw..... benar2 membuka mata gw, dan sangat menginspirasi... terima kasih sudah menjawab Bro Nemesis, penjelasan yang sangat bagus.

ok, gini ada beberapa pertanyaan dan penjelasan/klarifikasi yang pengen gw utarakan, ya.. mungkin penjelasan yang bodoh... karena sampai saat ini gw belom bisa menjadi orang yang Dewasa, jadi harup maklumi ya,,,:)

Kalo ente bilang cinta itu datangnya dari dangkalnya pemikiran, itu bukan cinta namanya. Itu hanyalah sebuah ekspresi emosi seseorang, atau yg lebih dikenal dgn istilah cinta monyet.

Bro... apakah didalam cinta sejati itu tidak ada sebuah emosi seseorang?. klo menurut gw ada, jadi cinta monyet itu perlu donk untuk menumbuhkan rasa cinta sejati?

kalo memang ente ga pernah memandang fisik sbg faktor utama, kenapa ente nulis seperti itu ?? anak kecil yg masih SD juga tau siapa itu tora sudiro dan siapa itu omas...
gw ngga memandang fisik sebagai faktor utama, tapi gw merasa fisik itu penting. gw nulis itu karena itu merupakan CONTOH yang paling umum yang paling mudah dicerna sama semua orang, liat kan anak SD aja tau siapa itu tora sudiro dan omas, bukan berarti gw memandang fisik sebgai faktor utama.

'n kalo memang ente ga pernah memandang fisik sbg faktor utama, kenapa bukan tokoh lain yg ente misalkan, yg secara fisik mereka sama ??
maksudnya sama gimana?, sama2 cakep atau sama2 jelek? klo gitu apa yang mau di debatin... Klo gw berikan contoh kayak gitu, berarti ada contrast tentang cinta sejati.

jujur aq ga suka kalimat ente yg melecehkan seperti itu... :(
wah... sorry.... banget... bukan mau melecehkan.... tapi yang ada di "otak" gw yang nggak dewasa ini memang seperti itu. bukan mau melecehkan tapi dengan cara seperti itu akhirnya gw mendapat penjelasan yang bagus. Jujur juga "ENTE" itu maksudnya apa yaaa?


Dimana-mana orang kalo mau jadi bijak, ya harus dewasa dulu. Mana ada orang yg ga dewasa bisa menjadi bijak...
ha..ha... iya juga ya... tapi apakah orang Dewasa itu sudah pasti orang yang bijak?, klo Dewasa sih...pasti karena semakin lama gw akan semakin tua, klo bijaksana?

terima kasih Nemesis sudah mereply comment gw... keren.....
 
sebelumnya, aq harap segala ucapan pujian kamu itu bener / ga dibuat2x... karena aq ga suka orang yg pura2x atau sok2x merendah dalam berbicara... :)

Bro... apakah didalam cinta sejati itu tidak ada sebuah emosi seseorang?. klo menurut gw ada, jadi cinta monyet itu perlu donk untuk menumbuhkan rasa cinta sejati?

emosi itu pasti ada, cuma seberapa besar emosi itu berpengaruh terhadap seseorang dalam menentukan cintanya. Emosi disini luas artinya, bisa karena fisik, harta, atau niatan2x lainnya... Orang yg sudah memiliki rasa cinta sejati ga akan terpengaruh oleh semua itu. Love is blind kalo kata pepatah sunda :D.
Yah, walaupun itu terdengar bodoh, namun ada sesuatu kebahagiaan atau semacam chemical romance (udah kyk nama band aja :D) yg dirasa oleh orang yg sudah punya rasa cinta sejati ini, dan ga akan pernah dirasakan oleh orang yg cintanya hanya sekedar cinta monyet. Trust me...

Jangan pernah menganggap cinta sejati hanya dimiliki oleh orang yg udah berumur saja, anak ABG pun bisa memiliki perasaan seperti ini, 'n itupun kembali ke tingkat kedewasaan orang tersebut.

Mungkin kamu berpikir jarang sekali ada orang yg masih muda / anak yg masih ABG bisa berpikiran seperti itu. Itu tergantung dari lingkungan si orang itu sendiri.


gw ngga memandang fisik sebagai faktor utama, tapi gw merasa fisik itu penting. gw nulis itu karena itu merupakan CONTOH yang paling umum yang paling mudah dicerna sama semua orang, liat kan anak SD aja tau siapa itu tora sudiro dan omas, bukan berarti gw memandang fisik sebgai faktor utama.

semua orang ?? orang2x seperti apa yg kamu maksud ?? aq sendiri bukan termasuk "jenis" dari orang2x yg kamu maksud... Oleh karena itu aq ga setuju dgn permisalan yg kamu buat... 'n aq bisa ngejamin banyak yg sependat dgn aq.

Lagian aq masih ga ngerti, disatu sisi kamu tuh nyadar bahwa fisik bukan sebagai faktor utama. Tapi disi lain kamu masih bisa berucap seperti itu(mencontohkan antara tora dan omas) /hmm

Hati2x dalam berbicara brow, ibarat kata iklan "mulutmu adalah harimau mu..."


maksudnya sama gimana?, sama2 cakep atau sama2 jelek? klo gitu apa yang mau di debatin... Klo gw berikan contoh kayak gitu, berarti ada contrast tentang cinta sejati.

masalah cinta tuh ga bisa diperdebatkan brow. Cinta itu sifatnya abstrak dan "main nya" pake hati. Kalupun skrg ini kita berdebat, sebenernya bukan masalah cinta, tapi karena aq ga setuju dgn contoh yg kamu kasih, yg seolah2x melecehkan. Itu aja kok..

Jujur juga "ENTE" itu maksudnya apa yaaa?

ente itu lu / kamu / anda... ;))


ha..ha... iya juga ya... tapi apakah orang Dewasa itu sudah pasti orang yang bijak?

sudah pasti, orang yg dewasa tuh udah pasti bijak. Orang yg udah dewasa tuh, org udah bener2x mengerti tentang baik dan buruk hidup. Sehingga setiap kali dia mengambil maka keputusan yg diambil adalah keputusan yg bijak.

klo Dewasa sih...pasti karena semakin lama gw akan semakin tua

pernah denger kalimat iklan rokok "tua itu pasti, dewasa itu pilihan" ??

setiap orang pasti tua, tapi kalo dewasa itu tergantung 'n kembali ke orang tersebut. Ada aja orang yg udah tua tapi ga dewasa, begitu pula sebaliknya, ada juga orang yg masih muda tapi ia sudah dewasa...

terima kasih Nemesis sudah mereply comment gw... keren.....

sama2x... /no1

belajar memaknai hidup aja, aq juga masih terus belajar sampai saat ini... 'n seperti yg aq bilang diawal, aq harap segala ucapan pujian kamu itu bener / ga dibuat2x... karena aq ga suka orang yg pura2x atau sok2x merendah dalam berbicara... :)
 
mmm, atas perdebatan diatas gw jadi mikir nee ;)) nikah ma ce nyang tajir mampus or cantik mampus ya :-/ dilema banyak pilihan =))
 
Wah perdebatannya akhirnya selesai juga yo.................../gg/gg/gg

Tapi ada satu bagian yang bikin gw ngakak,,ini dia:

Originally Posted by Made Suryadi Artana
Jujur juga "ENTE" itu maksudnya apa yaaa?

Jadi si Made gak tahu arti "ente" dari awal debat yo....................:)):)):))
 
saran2 nya mantap om... /no1
semua berdasarkan realita yang ada
saran terakhir tuh..setuju banget..

tapi alangkah baiknya juga kalau kita menikah dengan orang yang mencintai kita dan kita mencintai dia :).sama-sama cinta
 
Yang terakhir kena bngt....:D:D

Tp emang sulit mencari sosok yang mencintai diri kita, dan juga sulit sekali untuk melewan ego kita yang sangat besar ini :D:D
 
sebelumnya, aq harap segala ucapan pujian kamu itu bener / ga dibuat2x... karena aq ga suka orang yg pura2x atau sok2x merendah dalam berbicara... :)
menurut mu gw pura2 apa nggak?

Jangan pernah menganggap cinta sejati hanya dimiliki oleh orang yg udah berumur saja, anak ABG pun bisa memiliki perasaan seperti ini, 'n itupun kembali ke tingkat kedewasaan orang tersebut.

Mungkin kamu berpikir jarang sekali ada orang yg masih muda / anak yg masih ABG bisa berpikiran seperti itu. Itu tergantung dari lingkungan si orang itu sendiri.
lho.. bentar pengertian Dewasa itu sendiri itu apa sih?, emang ada anak SMP yang dibilang Dewasa trus bisa nonton atau melakukan yang orang2 "dewasa" lakukan, karena dia berpikiran Dewasa. Maksud gw orang yang sudah "berumurlah atau Tualah" orang yang dianggap Dewasa

sudah pasti, orang yg dewasa tuh udah pasti bijak. Orang yg udah dewasa tuh, org udah bener2x mengerti tentang baik dan buruk hidup. Sehingga setiap kali dia mengambil maka keputusan yg diambil adalah keputusan yg bijak.
pernah denger kalimat iklan rokok "tua itu pasti, dewasa itu pilihan" ??
setiap orang pasti tua, tapi kalo dewasa itu tergantung 'n kembali ke orang tersebut. Ada aja orang yg udah tua tapi ga dewasa, begitu pula sebaliknya, ada juga orang yg masih muda tapi ia sudah dewasa...
ok.. trus gimana bisa kamu bilang... anak muda itu dewasa, sedangkan hidupnya masih seumur jagung artinya dia belum mencicipi getirnya kehidupan. Menurut gw orang Dewasa itu adalah orang yang sudah tua, orang tua sudah pasti bijak... karena dia mengerti mana yang baik dan buruk meskipun ia memilih keburukan

Lagian aq masih ga ngerti, disatu sisi kamu tuh nyadar bahwa fisik bukan sebagai faktor utama. Tapi disi lain kamu masih bisa berucap seperti itu(mencontohkan antara tora dan omas) /hmm

Hati2x dalam berbicara brow, ibarat kata iklan "mulutmu adalah harimau mu..."
semua orang ?? orang2x seperti apa yg kamu maksud ?? aq sendiri bukan termasuk "jenis" dari orang2x yg kamu maksud... Oleh karena itu aq ga setuju dgn permisalan yg kamu buat... 'n aq bisa ngejamin banyak yg sependat dgn aq.
maksud gw Bro.. gw mengatasnamakan orang2 yang belum dewasa, yang berpikiran sama seperti gw, gw juga yakin banyak juga orang yang berpikiran/sependapat seperti gw.



masalah cinta tuh ga bisa diperdebatkan brow. Cinta itu sifatnya abstrak dan "main nya" pake hati. Kalupun skrg ini kita berdebat, sebenernya bukan masalah cinta, tapi karena aq ga setuju dgn contoh yg kamu kasih, yg seolah2x melecehkan. Itu aja kok..
yah.. sorry deh... tapi sekali lagi. klo contohnya susah dipahami, yah..susah diperdebatkan, buktinya sekarang kan muncul perdebatan.. yah...walapun kamu berdebat sama orang yang nggak dewasa, setidaknya kamu mengajarkan gw untuk menjadi orang yang dewasa, orang yang memaknai hidup

tapi gw setuju banget sama pengertian cinta sejati mu. memang begitulah seharusnya tapi realitanya tidak semuanya begitu (menurut gw loh..)

maaf sebelumnya klo ada pelecahan2 yang gw sampaikan... yah.. masalahnya gw masih berpikiran kekanak-kanakan, mungkin ini proses untuk menjadi seorang yang dewasa.

thank's bro Nemesis,
satu hal lagi
aq harap segala ucapan pujian kamu itu bener / ga dibuat2x... karena aq ga suka orang yg pura2x atau sok2 merendah
ini bukan dibuat2...:)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.