• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jangan Marah!

Da_VivoS

IndoForum Beginner A
No. Urut
11231
Sejak
8 Feb 2007
Pesan
1.054
Nilai reaksi
31
Poin
48
{Dan, jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya . Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.}
(QS. Al A'raf: 200)
Rasulullah mewasiatkan kepada para sahabatnya dengan mengatakan: "Jangan marah, jangan marah, jangan marah, jangan marah."​

Ada Seorang lelaki yang marah-marah dihadapan Rasulullah. Lalu, Rasulullah memrintahkannya untuk berlindung kepada Allah dari godaan setan.​
{Dan, aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Rabb-ku, dari kedatangan mereka kepadaku.}
(QS. Al-Mu'minun: 98)​
{Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.}
(QS. Al A'raf: 201)​

Ada hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan, kesedihan, emosi dan amarah dalam hati, yang obatnya ada pada diri Rasulullah.​

Pertama : Melawan watak pemarah​
{Dan, orang-orang yang menahan amarahnya.}
(QS. Ali 'Imran: 134)
{Dan, apabila mereka marah mereka memberi ampun.}
(QS. Asy-Syura: 37)​

Kedua : Berwudlu. Marah adalah bara api, dan api hanya bisa dipadamkan oleh air. Rasulullah bersabda, "Kebersihan adalah sebagian dari iman." Juga sabdanya, "Wudlu adalah senjata orang mukmin."​

Ketiga : Jika seseorang marah dalma keadaan berdiri maka hendaklah dia duduk, dan jika duduk maka hendaklah berbaring.
Keempat : Diam dan jangan berbicara saat sedang marah.
Kelima : Mengingat-ingat pahala orang yang menahan amarahnya, yang memberikan maaf kepada sesama, dan yang bersikap toleran.​
______________________________________________________________
La Tahzan (jangan bersedih) DR. Aidh al-Qarni hlm 231-232
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.