Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Masih ingat apa mengatakan orang nomor satu di Indonesia? Wah, banyak yg belom tahu ya, oke deh gw akan tampilkan video pakde tentang tahun 2023 yg serba gelap.
Nah untuk video pakde dapat dilihat dibawah ini,
Cukup mengkhawatirkan bukan untuk tahun 2023, dimana ekonomi seluruh dunia akan lebih sulit dibandingkan tahun ini.
Beberapa masyarakat di negara-negara tertentu sudah mulai berhemat, bahkan untuk negara-negara yg terdampak inflasi sudah ramai-ramai menaikkan suku bunga. Kenapa harus menaikkan suku bunga?
Di era pandemi kita tahu banyak negara yg mencetak uang lebih banyak, lalu dipakai untuk subsidi bansos & sebagainya. Itu dilakukan supaya ekonomi masyarakat yg lesu dapat kembali berjalan.
Namun setelah pandemi, ketika ekonomi mulai bergairah, tetapi yg terjadi banyaknya uang yg beredar tidak diikuti dengan banyaknya barang dipasar. Karena kebutuhan masyarakat mulai normal setelah era pandemi, otomatis inflasi terjadi.
Banyaknya uang di masyarakat, barang yg dibeli jarang maka harga barang itu akan naik. Dan nilai uang yg dicetak justru malah turun bahkan dapat jadi tak bernilai. Jadi semestinya barang yg tersedia & jumlah uang yg dicetak harus seimbang.
Nah berhubung saat ini Indonesia juga sudah terkena Inflasi di tahun 2022, bagaimana dengan tahun depan?
Menghadapi 2023, maka politik diskonto dilakukan yaitu dimana bunk Sentral, akan menaikkan & menurunkan suku kembang untuk mengurangi atau menambahkan jumlah uang yg beredar.
Nah tujuan bunk Sentral menaikkan suku bunga, supaya mengurangi peredaran jumlah uang dimasyarakat. Diharapkan masyarakat dapat menyimpan uangnya ke bunk, akibat suku kembang yg tinggi.
Tentu saat ini masyarakat akan gemar menabung, apa kaitannya dengan kredit?
Otomatis kalau suku kembang naik, maka pembayaran hutang piutang dengan cara kredit juga akan terkoreksi tajam. Otomatis anda juga akan membayar kembang yg lebih tinggi, bila mengerjakan pembayaran dengan kredit.
Maka dapat dipastikan saat ini hingga tahun 2023 suku kembang kredit perbankan, baik kredit kepemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), kredit tanpa jaminan (KTA), hingga kredit usaha, akan terjadi kenaikan, maka untuk anda yg harap mengerjakan pembayaran secara kredit sudah harus siap dengan hal ini.
Apalagi dalam dunia gelap 2023, apakah anda sebagai buruh atau karyawan tidak ada badai phk, karena resesi ekonomi jelas menghajar banyak para pengusaha. Bila ada tanggungan kredit jelas akan sulit. Nah untuk ini upayakan untuk jangan kredit di tahun 2023!
Kalau dapat ya beli cash, mau kendaraan bermotor, ponsel atau apapun yg bersifat barang mati & harga jual kembalinya turun. Lebih baik beli cash, kredit tentunya akan mempersulit diri.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. Ane c4punk pamit undur diri, See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
Tulisan : c4punk@2022
referensi : 1, 2, 3
Pic : google