Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
HAI AGAN DAN SISTA!
Coba perhatikan foto ini!
Apakah yg ada di pikiran, Gansis? Berpikir gurunya salah atau berpikir memang muridlah yg salah?
Btw, foto ini tengah viral di Instagram. Imbasnya, netizen +62 yg maha benar pun ramai-ramai menghujat guru itu bahkan ada yg mengata-ngatai & sumpah serapah.
Duh, netizen emang barbar, ya, Gansis. Suka asal sambar padahal tidak tahu bagaimana posisi yg sebenarnya.
So, kali ini ane bakal bahas secara singkat materi matematika yg berkaitan dengan foto viral ini.
Simak thread ane sampe habis ya, Gansis!
Jadi, pada ilmu matematika, materi ini dinamakan dengan perkalian komutatif. Yaitu perkalian dengan penjumlahan berulang.
Perlu ditekankan, bahwa pada materi perkalian komutatif ini, kita tidak cuma fokus pada hasil perkalian, tetapi lebih ke bagaimana kita menjabarkan konsep komutatif itu sendiri. Itu adalah teori absolut yg sudah baku di seluruh dunia permatematikaan.
Kita ambil contoh :
5 x 3 = 15
3 x 5 = 15
Jika dilihat dari sisi hasil perkaliannya, jawaban keduanya sudah benar, karena sama-sama 15. Namun, kalau dipandang dari sisi konsep perkalian komutatif, keduanya memiliki perbedaan.
Mari kita bahas!
Quote:
5 x 3 kalau ditulis dalam mode perkalian komutatif, maka penjabarannya adalah : 3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 15.
Mengapa demikian? Karena maksud dari 5 x 3 adalah bilangan 3 yg dijumlahkan sebanyak lima kali.
Oke, next!
3 x 5 kalau ditulis dalam mode perkalian komutatif, maka hasilnya adalah : 5 + 5 + 5 = 15.
Mengapa demikian? Karena maksud dari 3 x 5 adalah bilangan 5 ditambahkan tiga kali.
Oke, kita pakai contoh kedua!
Quote:
(4)
+
(4)
=
(8)
Jika diperhatikan, maka susunan emotikon terong di atas dapat ditulis jadi 4 + 4 => 2 x 4 = 8. Mengapa demikian? Karena empat terong dijumlahkan sebanyak dua kali.
2 x 4 secara simplenya dapat dibaca "dua kali empatnya."
+
+
+
=
Jika diperhatikan, maka susunan emotikon terong di atas dapat ditulis jadi 2 + 2 + 2 + 2 => 2 x 4. Mengapa demikian? Karena ada dua terong yg dijumlahkan sebanyak empat kali.
4 x 2 secara simple dapat dibaca "empat kali duanya."
So, sudah paham, kan, Gansis?
Mari kita bahas satu soal yg tertera pada foto viral di atas.
Quote:
9 + 9 + 9 = 3 x 9 = 27 (benar)
9 + 9 + 9 = 9 x 3 = 27 (salah)
5 x 4 = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 20
4 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5 = 20
Btw, dalam ilmu medis, yaitu ketika dokter mencatatkan takaran obat untuk pasien, teori perkalian komutatif inilah yg dipakai, Gansis.
Contoh, kalau diobat tertulis 3 x 1 berapa butir obatkah yg akan, Gansis minum? Tiga butir sekali minum atau satu butir dengan tiga waktu berbeda?
Penjelasannya :
Jika tertulis 3 x 1 = 1 + 1 + 1 = 3. Artinya, tiga butir obat harus diminum dalam satu hari dengan masing-masing satu butir tiap kali minumnya.
Jika tertulis 1 x 3 = 3 + 0 = 3. Artinya, tiga butir obat harus diminum dalam satu hari dengan cara menelan ketiga butirnya sekaligus. Biasanya pada obat anti depresan pada pasien ODGJ.
So, konsep ini cukup perlu untuk dipahami, ya, Gansis. Jika kita berpikir (3 x 1) dengan (1 x 3) adalah sama, karena hasilnya sama-sama (3), dapat-dapat ente mati karena salah takaran obat nanti. Heheh.
Jadi, jangan anggap sepele materi ini, ya, Gansis.
Nah, itulah tadi pembahasan materi perkalian komutatif, Gansis. Sepele sih sebenarnya, tetapi perlu untuk kita pahami. Terlebih untuk orang tua/wali yg saat ini jadi 'guru' pendamping anak belajar di rumah. Jangan hingga hal seperti ini--menghujat guru padahal emang kita yg salah--terulang lagi.
Semoga bermanfaat.
Sekian
A thread by : serbaserbi.com
Gambar : ig @lambe.pelakor
Referensi : pelajaran ngajar bimbel matematika
Thanks For Reading
Hari ini 09:55Coba perhatikan foto ini!
Apakah yg ada di pikiran, Gansis? Berpikir gurunya salah atau berpikir memang muridlah yg salah?
Btw, foto ini tengah viral di Instagram. Imbasnya, netizen +62 yg maha benar pun ramai-ramai menghujat guru itu bahkan ada yg mengata-ngatai & sumpah serapah.
Duh, netizen emang barbar, ya, Gansis. Suka asal sambar padahal tidak tahu bagaimana posisi yg sebenarnya.
So, kali ini ane bakal bahas secara singkat materi matematika yg berkaitan dengan foto viral ini.
Simak thread ane sampe habis ya, Gansis!
Jadi, pada ilmu matematika, materi ini dinamakan dengan perkalian komutatif. Yaitu perkalian dengan penjumlahan berulang.
Perlu ditekankan, bahwa pada materi perkalian komutatif ini, kita tidak cuma fokus pada hasil perkalian, tetapi lebih ke bagaimana kita menjabarkan konsep komutatif itu sendiri. Itu adalah teori absolut yg sudah baku di seluruh dunia permatematikaan.
Kita ambil contoh :
5 x 3 = 15
3 x 5 = 15
Jika dilihat dari sisi hasil perkaliannya, jawaban keduanya sudah benar, karena sama-sama 15. Namun, kalau dipandang dari sisi konsep perkalian komutatif, keduanya memiliki perbedaan.
Mari kita bahas!
Quote:
5 x 3 kalau ditulis dalam mode perkalian komutatif, maka penjabarannya adalah : 3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 15.
Mengapa demikian? Karena maksud dari 5 x 3 adalah bilangan 3 yg dijumlahkan sebanyak lima kali.
Oke, next!
3 x 5 kalau ditulis dalam mode perkalian komutatif, maka hasilnya adalah : 5 + 5 + 5 = 15.
Mengapa demikian? Karena maksud dari 3 x 5 adalah bilangan 5 ditambahkan tiga kali.
Oke, kita pakai contoh kedua!
Quote:
(4)
+
(4)
=
(8)
Jika diperhatikan, maka susunan emotikon terong di atas dapat ditulis jadi 4 + 4 => 2 x 4 = 8. Mengapa demikian? Karena empat terong dijumlahkan sebanyak dua kali.
2 x 4 secara simplenya dapat dibaca "dua kali empatnya."
+
+
+
=
Jika diperhatikan, maka susunan emotikon terong di atas dapat ditulis jadi 2 + 2 + 2 + 2 => 2 x 4. Mengapa demikian? Karena ada dua terong yg dijumlahkan sebanyak empat kali.
4 x 2 secara simple dapat dibaca "empat kali duanya."
So, sudah paham, kan, Gansis?
Mari kita bahas satu soal yg tertera pada foto viral di atas.
Quote:
9 + 9 + 9 = 3 x 9 = 27 (benar)
9 + 9 + 9 = 9 x 3 = 27 (salah)
5 x 4 = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 20
4 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5 = 20
Btw, dalam ilmu medis, yaitu ketika dokter mencatatkan takaran obat untuk pasien, teori perkalian komutatif inilah yg dipakai, Gansis.
Contoh, kalau diobat tertulis 3 x 1 berapa butir obatkah yg akan, Gansis minum? Tiga butir sekali minum atau satu butir dengan tiga waktu berbeda?
Penjelasannya :
Jika tertulis 3 x 1 = 1 + 1 + 1 = 3. Artinya, tiga butir obat harus diminum dalam satu hari dengan masing-masing satu butir tiap kali minumnya.
Jika tertulis 1 x 3 = 3 + 0 = 3. Artinya, tiga butir obat harus diminum dalam satu hari dengan cara menelan ketiga butirnya sekaligus. Biasanya pada obat anti depresan pada pasien ODGJ.
So, konsep ini cukup perlu untuk dipahami, ya, Gansis. Jika kita berpikir (3 x 1) dengan (1 x 3) adalah sama, karena hasilnya sama-sama (3), dapat-dapat ente mati karena salah takaran obat nanti. Heheh.
Jadi, jangan anggap sepele materi ini, ya, Gansis.
Nah, itulah tadi pembahasan materi perkalian komutatif, Gansis. Sepele sih sebenarnya, tetapi perlu untuk kita pahami. Terlebih untuk orang tua/wali yg saat ini jadi 'guru' pendamping anak belajar di rumah. Jangan hingga hal seperti ini--menghujat guru padahal emang kita yg salah--terulang lagi.
Semoga bermanfaat.
Sekian
A thread by : serbaserbi.com
Gambar : ig @lambe.pelakor
Referensi : pelajaran ngajar bimbel matematika
Thanks For Reading